TRIBUANANEWS.COM | Seram Bagian Barat - SMK Negeri 6, yang ada di Pulau Manipa, kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku saat ini mulai berkembang dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Hal tersebut terlihat adanya peningkatan jumlah siswa/i, sejak 3 tahun belakangan ini.
Hal ini di sampaikan oleh Ustadz Abdillah Waber, S.Ag. yang juga salah satu staf pengajar pada SMK Negeri 6 Pulau Manipa, kepada Tribuananews, di Hatuputih, Rabu, 10 Februari 2021.
"Alhamdulillah Syukur, bahwa perkembangan pendidikan saat ini pada SMK Negeri 6 Pulau Manipa ini sudah sangat baik, hanya saja dengan informasi yang kami sampaikan ini, Insya Allah dapat didengar oleh pihak pihak terkait, dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan DPRD Provinsi Maluku serta Pemerintah Pusat untuk dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar di Sekolah yang ada ini," kata Waber, Rabu (10/2/2021).
Terkait dengan bangunan yang ada, sambung Waber, jujur saja, bangunan yang ada ini, sudah mengalami kerusakan pada atap seng yang ada bocor. Apalagi di musim hujan seperti sekarang ini.
Untuk itu, Ia menambahkan bahwa dirinya bersama kepala sekolah dan beberapa dewan guru, berdiskusi tentang bangunan Sekolah, yang nantinya mulai tatap muka dengan Siswa/i, saat musim hujan seperti sekarang ini, maka sudah pasti mengganggu semua kegiatan kegiatan kita, terkhusus saat belajar mengajar.
"Untuk itu, agar Pemerintah Provinsi Maluku dapat membantu kami merehabilitasi bangunan sekolah yang sudah bocor selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan ini," ujarnya.
Selain merehabilitasi bangunan sekolah, lanjut Waber, kami juga butuh penambahan RKB, itu yang pertama dan yang kedua kami juga guru bidang studi yang memiliki spesifikasi guru tersebut, seperti guru bahasa Inggris, guru Perikanan, guru Computer dan guru PPKN, sangat kami butuhkan.
"Guru yang ada ini hanya 3 orang guru yang sudah berstatus ASN, sedangkan yang lain adalah guru tenaga Lepas (TL), untuk itu besar harapan kami semoga apa yang kami sampaikan dapat didengar oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat, terkait dengan tenaga guru yang kami butuhkan pada SMK Negeri Pulau Manipa," pintanya.
Menurut Waber, ketiga hal yang disampaikan di atas itu, sehubungan dengan fisik bangunan untuk di rehab atau diperbaiki dan penambahan RKB serta meminta guru bidang studi yang dibutuhkan sesuai spesifikasi guru tersebut.
"Atas zeng yang lakukan dengan berbagai cara, salahsatunya adalah dengan cara melapisi permukaan dengan pelastik yang kemudian kami cat saat musim kemarau pada tahun yang lalu dan Alhamdulillah syukur bisa tapi kemudian di musim hujan sekarang ini, lem plastik sebagian besar sudah mengalami kerusakan yang mengakibatkan bocor pada berbagai ruang kelas yang ada," tutup Abdillah Waber.*
Laporan : Ajid Tomagola

