Doc. Foto Komandan Kodim (Dandim) 1502 Masohi Letkol Inf. Nunung Wahyu Nugroho, S.E., M.Si.
TRIBUANANEWS.COM | Masohi - Kodim 1502 Masohi tengah melakukan berbagai kegiatan serta langkah-langkah untuk menangani musibah yang disebabkan wabah Covid-19 yang saat ini melanda Dunia khususnya di Indonesia.
Di mana, Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota juga terkena dampak dari penyakit menular tersebut, atau yang lebih dikenal dengan nama pandemi Covid 19.
Hal ini di sampaikan Oleh Dandim 1502 Masohi Letkol Inf. Nunung Wahyu Nugroho, S.E., M.Si. kepada awak Media Tribuananews di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2020).
"Kami dari pihak TNI-Polri dan Pemerintah 3 (tiga) Kabupaten ini, dalam upaya meningkatkan Pengamanan, Pengawasan, Komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pencegahan di seluruh jalur masuk ke Pulau Seram," ungkap Dandim.
Dikatakannya, ada 3 Kabupaten yang saat ini berada dalam pengawasan ketat, yakni Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Seram Bagian Timur.
"Ini demi memutus mata rantai dari pandemi Covid 19 yang sudah hampir satu Tahun melanda dunia, termasuk negara kita ini dan Provinsi Maluku. Saat ini juga sudah masuk di 3 Kabupaten di Pulau Seram," kata Dandim 1502 Masohi.
Sehingga, jelas Dandim, pihak tetap melaksanakan kewaspadaan diberbagai pintu gerbang masuk, baik darat, laut dan udara. Seperti Terminal, Pelabuhan dan Bandara, kemudian tempat-tempat dimana aktivitas masyarakat sehari-hari, seperti pasar.
"Semua ini kami lakukan demi pencegahan wabah Corona Virus Disease 2019 atau biasa kita sebut Covid-19," ungkapnya.
Menurutnya, sebagai Wakil Gugus Tugas di setiap Kabupaten, tentu dengan keterbatasan personil, maupun rentang waktu dan rentang kendali dengan jarak yang jauh ini, sehingga pihaknya melakukan optimalisasi personil dengan diperbantukan dari satuan-satuan yang ada di wilayah Kodim 1502.
Kemudian, pihaknya terus mengedukasi warga masyarakat dalam beraktivitas, yang memang selama ini juga sudah sering di dengungkan oleh Pemerintah.
"Saat ini kami juga melakukan kewaspadaan terhadap internal kami, karena personil kami itu bertugas di garda depan, di pintu-pintu gerbang yang notabenenya mudah terpapar Covid-19," jelas Dandim.
Dengan demikian, lanjut Dandim, pihaknya terus memprotek anggotanya dengan cara pembagian masker kepada warga masyarakat, membagikan Hand Sanitizer, dan melakukan penyemprotan Disinfektan maupun yang lainnya.
"Upaya itu semua sudah kami lakukan sejak bulan Juni, Juli sampai Agustus, karena puncaknya saat itu, dan sampai hari ini kami tidak kendur, walaupun sudah berjalan cukup lama mulai dari Maret sampai Oktober saat ini," kata Letkol Inf. Nunung Wahyu Nugroho, yang juga salah satu putra terbaik Solo.
Di akhir pernyataannya, Dandim 1502 Masohi ini juga menghimbau kepada para awak media, untuk selalu berikhtiar dan waspada dengan tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab bersama, yakni mentaati protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah demi memutus mata rantai Covid-19.*
Laporan : Atom
Editor : Hendra

