TRIBUANANEWS.COM | Halsel - KPU Halmahera Selatan ( Halsel ) Provinsi Maluku Utara ( Malut ) telah melakukan Debat Kandidat calon Bupati tahap I pada Sabtu (17/10/2020) yang berlangsung pukul 21.00 Wit.
Acara Debat Kandidat tahap I ini berlangsung di Aula Kantor DPRD Halsel, yang disiarkan secara langsung oleh akun Chanel YouTube KPU Halsel, RRI Ternate dan sejumlah media elektronik di Maluku Utara.
Tampak dalam acara tersebut, sebagai tim penyusun berasa berasal dari empat orang akademik, yaitu UMMU dan UNKHAIR Ternate serta satu orang perwakilan KPU Halsel.
Sesuai data yang dihimpun oleh Media Tribuananews selama jalannya acara Debat Kandidat terdapat 6 (enam) sekmen, diantaranya penyampaian visi dan misi dari masing-masing Pasangan Calon (Palson), pendalaman visi-misi, dan menjawab pertanyaan wajib yang dibaca kan oleh pemandu acara terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 maupun Narkoba.
Dari keenam sekmen itu, terdapat juga saling lempar pertanyaan dan di jawab oleh masing-masing paslon, dan pada sesi terakhir adalah penutup dari rangkaian semua acara.
Ada hal yang cukup menarik saat berlangsungnya Debat Kandidat tahap I tersebut, yakni terdapat perbedaan pendapat antara ke dua Paslon pada sekmen ke empat dan lima.
Perdebatan sengit antara ke dua paslon inipun menjadi perhatian serius publik Halsel.
Di antara perbedaan pendapat yang sangat mencolok itu, yakni tentang tata kelola pemerintahan terkait strategi pengawasan Pemerintahan Kecamatan dan Desa dalam pelayanan masyarakat, lalu tentang strategi untuk mendapatkan status proyek rencana pembuatan Jalan Lingkar Pulau Obi yang kini menjadi kawasan industri.
Sementara itu, sesuai laporan dari akun Chanel You Tube KPU Halsel tadi malam, bahwa Debat Kandidat tahap II akan berlangsung di stasiun Metro TV pada tanggal 1 November 2020. Sedangkan Debat Kandidat tahap III kembali berlangsung di Halsel pada tanggal 21 November 2020.*
Laporan : Ade Manaf


