• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Covid-19 Berdampak Pada Anggaran Belanja Daerah di Provinsi Maluku

    18/10/20, 00:52 WIB Last Updated 2020-10-17T17:53:11Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Doc. Foto Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Provinsi Maluku Mu'min Refra, S.H.


    TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Provinsi Maluku menyatakan keprihatinannya terkait dengan musibah Nasional yang disebabkan mewabahnya Corona Virus Disease 2019, atau yang biasa di sebut Covid-19. 


    Sehingga, musibah tersebut berdampak pada pendapatan daerah. sehingga, Provinsi Maluku khususnya mengalami surplus pendapatan sekian persen , yang sangat berpengaruh sekali akibat mewabahnya pandemi Covid-19. 


    Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa (PKB-PPP) DPRD Provinsi Maluku Mu'min Refra, S.H. kepada awak Media Tribuananews sesaat setelah selesai melaksanakan Sholat Jum'at di pelataran Masjid Raya Al Fatah Kota Ambon, Jumat (16/10/2020).


    Refra menjelaskan sedikit terkait dengan pengaruh dari Covid-19 ini, sehingga Provinsi Maluku mengalami surplus pada pendapatan daerah dari sekian persen. Sehingga, target 100 persen yang diharapkan turun hingga mencapai angka 60 persen.


    "Capaian-capaian itu mengalami stagnan. Ya itu karena memang kondisional, karena dampak dari Musibah Covid-19 ini," kata Refra.


    Kemudian kata Refra, anggaran kali ini juga terbatas, sehingga orientasi pembangunan yang telah diajukan oleh pemerintah, itu adalah lebih pada kelanjutan pembangunan infrastruktur, pembangunan sektor kesehatan, yang saat menjadi skala prioritas, karena itu di runut dari Program Nasional.


    "Hal yang saya jelaskan tadi adalah berbuntut pada surplus anggaran. Harus kita ketahui, bahwa anggaran ini mengalami surplus sampai pada tingkat Nasional, dan APBN juga seperti itu. Kemudian, dalam konteks Provinsi Maluku, APBD kita juga stagnan," jelasnya. 


    Ditambahkannya, "nah, karena dia stagnan akibat dari musibah besar yang kita alami ini, sehingga perencanaan pembangunan itu ada skala prioritas yang harus disegerakan," jelasnya kembali. 


    Dari skala prioritas yang di maksud Refra, yakni upaya pengentasan kemiskinan, kelanjutan infrastruktur yang telah berjalan namun belum di lakukan, dan bidang ekonomi, antara lain meliputi peningkatan kualitas kesehatan manusia. 


    "Dan DPRD Maluku melakukan sporting soal itu. Kami Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Provinsi Maluku, yang terdiri dari PKB dan PPP sporting total Pemerintah Provinsi Maluku dalam semua program kebijakan politik pembangunan di daerah kita ini," ungkapnya menjelaskan. 


    Kemudian sambungnya, "yang kita khawatirkan adalah musibah ini berkepanjangan. Tetapi Alhamdulillah, angka-angka sebaran ini semakin menurun," tandasnya.


    Dirinya juga berharap, nantinya akan terjadi perubahan besar-besaran dalam upaya mewujudkan proses pembangunan yang komprehensif di Maluku. Sehingga, daerah yang menjadi perhatian utama dalam penanganan pengentasan kemiskinan dapat teratasi dengan baik.


    "Kelompok masyarakat yang termarjinalisasi menjadi prioritas kita, dan Pemerintah Provinsi Maluku telah melakukan satu perencanaan yang cukup baik, cukup profesional dan cukup matang dalam menjawab itu dengan penuh tanggung jawab," pungkas Mu'min Refra.*


    Laporan : ATOM

    Editor     : Hendra 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan