masukkan iklan disini
Gambar : Denah kavling Alfa Properti
"Tanah ini saya ibaratkan kertas kosong, dan karena kosong maka harganya rendah, namun ketika sudah sold out semua maka kertas kosong berubah menjadi kertas yang bertuliskan garis, dan mampu merubah harga menjadi naik," kata Lutfy.
TRIBUANANNEWS.COM | Probolinggo - Bisnis tanah kavling di Desa Dringu Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo dengan hitungan hari laku pesat lantaran para saler (pembeli-red) dimanjakan dengan syarat yang mudah dan tidak berbelit belit.
PT Alfa Property Probolinggo memberikan fasilitas bebas beaya sertifikat, dengan sistem syar'i, pembelian bisa cash dan kredit, dengan akses jalan 6 meter.
Manager Marketing PT. Alfa Property Probolinggo, Lutfy ketika di konfirmasi Tribuananews mengatakan awalnya pesimis akan laris manisnya tanah kavling yang di jualnya, sehubungan dengan situasi pandemi Covid -19 yang telah melumpuhkan perekonomian global ini.
Dengan ikhtiar maksimal dan diniatkan ibadah ternyata tanah kavling 48 unit dengan ukuran yang di pasarkan 11 x 7 meter dan 13 x 7 meter. Belum satu bulan sudah terjual sebanyak 20 unit dengan cara beli ada yang cash dan ada yang kredit.
"Tanah ini saya ibaratkan kertas kosong, dan karena kosong maka harganya rendah, namun ketika sudah sold out semua maka kertas kosong berubah menjadi kertas yang bertuliskan garis, dan mampu merubah harga menjadi naik," kata Lutfy.
Tanah kavling tersebut di patok dengan harga 55 juta hingga 75 juta, karena masih tahap promo, "Mumpung masih harga promo, buruan di sikat sebelum harga berubah," ujarnya sambil menunjukkan unit yang terjual.
Akses 3 menit dari Jalan Provinsi, Kantor Pemerintahan, Pendidikan serta Pasar Dringu salah satu penunjang dengan cepatnya terjual.*
Laporan : Taufiq

