masukkan iklan disini
"Kami bersama segenap masyarakat berupaya meningkatkan sarana dan prasarana kebutuhan masyarakat serta berupaya mengantisipasi gangguan hama di lahan pertanian milik masyarakat. Sehingga masyarakat dapat menggarap lahan pertaniannya kembali", jelasnya.TRIBUANANEWS.COM|Nagan Raya - Keuchik Desa Krueng Mangkom Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya M. Ali Syeh disisa masa jabatannya siap lakukan perubahan di Desanya dalam semua bidang pemerintahan serta tata kelola Anggaran Desa menuju Krueng Mangkom lebih bak kedepan.
"Saya beserta aparatur Desa bersama-sama masyarakat lakukan pembangunan dan pemberdayaan bagi Desa dan masyarakat sesuai kebutuhan. Desa kami memang tergolong Desa terpencil dan tertinggal berada diwilayah tophografi tergolong perbukitan", ujar Keuchik M. Ali Syeh kepada media Tribuananews.com Selasa (16/6).
Desa Krueng Mangkom termasuk salah satu Desa pedalaman terganggu aktivitas pertanian dan perkebunannya oleh hama gerombolan gajah liar serta hewan liar lainnya. Semua itu dipengaruhi letak geografi Desa dikawasan pegunungan dulunya Hutan belantara.
Penyaluran BLT-DD Anggaran Tahun 2020 bagi warga terdampak Covid-19, disalurkan kepada 11 KK sesuai Kriteria
"Kami bersama segenap masyarakat berupaya meningkatkan sarana dan prasarana kebutuhan masyarakat serta berupaya mengantisipasi gangguan hama di lahan pertanian milik masyarakat. Sehingga masyarakat dapat menggarap lahan pertaniannya kembali", jelasnya.
Para warga masyarakat sangat berharap dapat kembali bercocok tanam diareal pertanian miliknya. Mereka siap perbaiki lahan terbengkalai serta gagal program di Desanya untuk pembedayaan Ekonomi keluarganya.
Muhammad Ali Syeh, Keuchik Desa Krueng Mangkom Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya
"Kami siap memperbaiki semua lahan terbengkalai, termasuk gagal program untuk kami jadikan lahan pertanian bagi pertumbuhan Ekonomi sebagai pemenuhan kebutuhan hidup kami", sebut Ruzaifah selaku Tokoh Pemuda Desa Krueng Mangkom.*
Editor : Syahrudin AP


