masukkan iklan disini
"Tujuan kita berada di tempat ini, dalam rangka melihat kondisi desa ini yang termasuk desa yang terpencil atau desa yang berada di posok, juga dapat melihat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, baik dari masyarakat terasing atau bukan, yang artinya belum mendapatkan kegiatan atau masih jauh dari kehidupan selayaknya atau seharusnya sebagai warga negara indonesia," kata Dandim.
TRIBUANANEWS.COM | Banggai - Pada hari Minggu, 12 April 2020 pukul 12.20 Wita, bertempat di Desa Uemea Kecamatan Toili Kab. Banggai, dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial oleh Dandim 1308/Lb Letkol Inf Fanny Pantouw, M.Tr.Han., M.I.Pol., selaku Dansatgas TMMD 107 tahun 2020 Kodim 1308/Lb terhadap masyarakat Desa Uemea dan masyarakat suku terasing atau Komunitas Adat Terpencil ( KAT ).
Pada kegiatan tersebut, Dandim 1308/LB menyerahkan bantuan masker, sembako, buku tulis dan buka bacaan anak sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Mayor Inf Red Abner Patambo (Kasdim 1308/LB), Agung Prihatyanta (Sekcam Toili) mewakili Camat Toili, Kapten Inf Ardiansyah (Pasiter Kodim 1308/LB), Kapten Inf Dwi Karyo Basuki (Danramil 1308-03/Batui), Kapten Inf Herman (Danramil 1308-04/Kintom) selaku Dan SSK TMMD 107, Letda Inf Romel Kamea (Danunit Inteldim 1308/LB).
Selain itu, hadir pula Para anggota Satgas TMMD 107, Bripka Pol Hadi Wibowo (Anggota Polsek Toili) selaku Bhabinkamtibmas Desa Uemea, Rinto (Kades Uemea), Sutanyo, S.Km (Kepala Puskesmas Toili II), Rita, (Bidan Desa Uemea), Putri (Bidan Desa Samalore) dan Masyarakat Desa Uemea, jumlah hadir sekitar 55 orang.
Kehadiran Dansatgas TMMD 107 bersama rombongan, di Kantor Desa Uemea dengan aman, disambut langsung oleh Kades Uemea.
Sementara dalam sambutannya, Dandim 1308/LB selaku Dansatgas TMMD 107 mengatakan, "tujuan kita berada di tempat ini, dalam rangka melihat kondisi desa ini yang termasuk desa yang terpencil atau desa yang berada di posok, juga dapat melihat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, baik dari masyarakat terasing atau bukan, yang artinya belum mendapatkan kegiatan atau masih jauh dari kehidupan selayaknya atau seharusnya sebagai warga negara indonesia," kata Dandim.
Konsep kita, lanjutnya, bahwa negara kita ini adalah yang merdeka, bebas dan kita adalah negara yang kaya, dan seharusnya masyarakatnya dapat merasakan apa yang dirasakan juga orang-orang atau penduduk warga yang di kota.
Sehingga, kehadiran kita ditempat ini sekaligus bersilaturahmi dan juga untuk mensosialisasikan program pemerintah yang saat ini sedang gencar-gencarnya penularan wabah penyakit atau virus yang disebut corona, sehingga wabah ini sangat mudah menyebar.
Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh warga untuk menghindari keramaian, baik di pasar dan sebagainya, dan mengurangi kegiatan kumpul-kumpul atau tetap tinggal dirumah.
"Dan apabila harus keluar rumah, sebaiknya menggunakan masker. Karena begitu cepatnya dan begitu mudah virus ini berkembang," ujar Dandim dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan, kaitannya dengan itu semua, dalam rangka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ), dimana pemerintah membentuk Satgas yaitu Satgas TMMD yang terdiri dari anggota dari TNI, Polri dan Pemda.
"Jadi kita perwakilan dari Pemerintah untuk melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa, sehingga kita kurang menjangkau desa yang diluar program atau desa yang jauh, sehingga dapat bersilaturahmi dan berbagi ditempat ini," ungkapnya.* (Yudi)
Sumber : Humas Kodim 1308/LB


