masukkan iklan disini
Penulis : Idris Amir
Kesuksesan sampang menjaga zona hijau dari Covid-19 tidak lepas dari kepemimpinannya H. Slamet Junaidi, Bupati yang mempunyai slogan Sampang hebat bermartabat, ini tentunya mempunyai semangat dan giat untuk bersama sama para tokoh agama melakukan pencegahan dan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus ini.
Bersamaan dengan hal itu Forkopimda bersama para ulama sepakat untuk tidak melaksanakan kegiatan yang menyangkut banyak orang.
Sampang mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bisa mempertahankan zona hijau.
Potret kebersamaan ini menjadi pilar penyanggah kapada masyarakat akar rumput yang fanatis kepada kedua pemimpin publik ini, kiai dan pejabat. Ulama dan Bupati sebagai pemimpin tertinggi di Kabupaten.
Semua pemangku pesantren sepakat untuk tidak melaksanakan Haflatul Imtihan sebagai agenda tahunan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Penulis yakin ketaatan ini tidak lepas dari tiga istilah di atas guruh, buppak, ratoh. Teori ini megambarkan betapa luar biasanya masyarakat madura khususnya Sampang rasa ketaatan dan kapatuhannya kepada pemimpin dan kiainya.
Namun masih ada yang melaksanakan kegiatan Imtihan ini. Semoga zona ini dapat di pertahankan hingga Covid-19 ini berakhir, Wallahu a'lamu bissowab.*


