masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM I Ketapang - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang dalam hal ini Bupati Ketapang dan Dinas Sosial PP PA dan KB sebagai perpanjangan tangannya, bersama Bulog Ketapang sebagai pelaksana pendistribusian bantuan beras sebanyak 849,840 ton, besar jumlah bantuan beras per-Kecamatan sebanyak 20kg/KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang diberikan dalam dua tahap, tahap pertama 10 kg dan selanjut 10 kg lagi.
Pelaksanaan pemberian bantuan beras ini berdasarkan data DTKS SIKS-NG (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation), sesuai dengan jumlah yang terdata di 253 Desa 9 Kelurahan dan 20 Kecamatan yg ada diKabupaten Ketapang. Sedangkan data yg ada adalah 42.482 kpm/kk prasejahtera/ keluarga miskin dengan jumlah jiwa 146.770 jiwa.
Data DTKS SIKS-NG ini diambil bagi Desa yg sudah melakukan input data SIKS-NG melalui operator Desa/ Kelurahan, tentunya data tersebut akan langsung masuk ke Kemensos, dan agar secara pereodik di update datanya setiap 6 bulan.
Bagi desa / Kelurahan yg belum meng- update data sesuai aplikasinya, maka DINSOS PP'PA & KB Akan mengambil data statistik tahun 2015, kalau tidak demikian maka tidak akan terpenuhi data bagi desa yang belum menyampaikan DTKS SIKS-NG tsb.
Kepala Dinas Sosial PP PA dan KB Kabupaten Ketapang AKIA, SE mengatakan bahwa bagi Desa/ Kelurahan yang belum meng-input data masyarakatnya yang prasejahtera agar segera melakukan peng-inputan sesuai dengan nama, alamat yang tertera di KTP, karna semua bantuan kedepannya akan berdasarkan data tersebut, Minggu (12/04/2020).
"Pendistribusian beras Covid-19 dimulai tgl 1 April 2020 , hari pertama kita lounching di 3 Kecamatan yaitu Benua Kayong, Delta Pawan dan Muara Pawan, dan ini berlanjut sampai diperkirakan tgl 15 April dan jika belum selesai tetap kita distribusikan secara berkala, karena banyak kendala seperti berkenaan hari libur paskah dan yang lainnya." jelas Akia.*
Editor Erwin
Sumber : Humpro
Sumber : Humpro

