• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Oknum Kepsek SDN 2 Mekar Jaya Menghindar Dari Konfirmasi Awak Media?

    25/01/20, 19:34 WIB Last Updated 2020-01-25T12:34:52Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Muba - Merupakan mitra kerja pemerintah dalam mengawasi, mengontrol dan menyampaikan melalui pemberitaan kegiatan kegiatan pemerintahan, swasta, dan aparat penegak hukum TNI dan POLRI, akan tetapi beda halnya dengan oknum Kepala SDN 2 Mekar Jaya, Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin.

    Kepsek ini saat di kunjungi awak media, Heryawan dan rekan dari media online kemarin, Kamis (23/1/20), tujuan kedatangan untuk konfirmasi sekaligus silaturahmi terkait masalah kondisi bangunan yang mengalami kerusakan di SDN 2 Mekar Jaya ini acuh saja seakan tak suka dikunjungi awak media.

    "Sebab kami masuk ruangan kantor sekolah oknum kepala sekolah tersebut acuh tak acuh tidak begitu menanggapi kedatangan kami dan ia bilang saya banyak kerjaan lain, terus oknum kepala sekolah tersebut pergi meninggalkan kami di ruangannya, itukan salah satu bentuk alergi ataupun menghindar dari kami awak media," jelas Heryawan.

    Lanjutnya, "Kami yang tadinya berpikiran positif tentang kegiatan belajar mengajar di sekolah yang menjadi mitra tersebut menjadi pikiran negatif, kepala sekolah di duga alergi dengan kedatangan kami dan diduga dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk perawatan ataupun rehap ringan di duga ini tidak operasionalkan," kata Heryawan.

    Padahal, lanjut dia, sesuai Permen Dikbud 18 tahun 2019 jelas kegunaan dan fungsi dana bos. "Dan kami minta kepada dinas terkait ataupun aparat penegak hukum dan khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin untuk menindaklanjuti sebagai mana mestinya," pungkasnya.

    Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Musni Wijaya, melalui Sekretaris, Muhamad Ridho, saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatSapp mengatakan yang bersangkutan akan dipanggil untuk menghadap pihak Dikbud Muba untuk diminta konfirmasinya sekaligus diberikan pembinaan, hari Senin nanti kami panggil, jelasnya singkat.* (Alamsyah)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan