• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Ada Pungli di Pelabuhan Verri Internasional Batam Centre, Benarkah?

    25/01/20, 19:53 WIB Last Updated 2020-01-25T12:53:20Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Batam - Kota Batam dikenal sebagai kota transit, dikalangan para pencari kerja, baik yang memakai permit, atau memakai visa karena Kota Batam dekat dengan negara Singapura dan Malaysia. Ada empat pelabuhan yang resmi di Kota Batam menjadikan rawan pungutan liar alias pungli.

    Dari narasumber berinisial (S) menjelaskan, bahwa keberangkatannya ke Malaysia pada tanggal 23 Desember 2019, di Pelabuhan Verri International Batam Centre pasportnya di cop diruangan khusus. Ada apa kenapa pasport tidak dicop di counter keberangkatan kenapa masuk keruangan lain dan dipanggil satu persatu beserta penumpang yang lain.

    Kurang lebih ada 30 orang, oknum Imigrasi yang jumlahnya 3 orang dan pada saat kejadian, penumpang verry Mv Happy gembira 2 sekitar 300 penumpang.

    S sempat merekam kejadian diruangan itu, alangkah terkejutnya HP selulernya dirampas oleh oknum Imigrasi perempuan dan menghapus rekaman tersebut.

    Dari kejadian ini. S menjelaskan bahwa oknum Imigrasi memungut biaya tambahan kepada orang-orang yang hendak berangkat agar dimudahkan keberangkatannya ke Malaysia, bukan dibantu dipermudah malah dipungut biaya tambahan.

    "Besar kecilnya biaya di tentukan kelengkapan para pencari kerja yang hendak berangkat ke Malaysia. Mereka (oknum Imigrasi) sudah ada gaji yang besar dari pemerintah ada tunjangan dan fasilitas, tapi kenapa masih melakukan pungli dan mirisnya lagi orang-orang yang mengadu nasib diluar negeri belum tentu langsung mendapat pekerjaan," kata kemarin.

    Menurut S, biaya yang di keluarkan jutaan rupiah. Sudah ada larangan yang cukup keras dari Presiden Joko Widodo jika ada oknum instansi pemerintah yang pungli harus ditindak diberi sanksi yang tegas bila perlu dipecat secara tidak hormat.* (Atiya)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan