masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Belitung Timur - Pegawai Honorer akhir - akhir ini jadi perhatian disetiap tingkatan Pemerintah Daerah di Indonesia, yang menuai Pro - Kontra setelah adanya keinginan untuk merumahkan tenaga Honorer . Tidak terlepas Pemkab Belitung Timur baik Bupati maupun ketua DPRD nya yang tidak setuju untuk merumahkan tenaga Honorer Pemkab Belitung timur .
Ketua LSM Fakta Ade Kelana " Kami ikut mendukung keinginan Bupati dan Ketua DPRD Belitung Timur untuk tidak memberhentikan tenaga Honorer, dengan catatan Honorer yang benar - benar bekerja sesuai dengan kebutuhan disetiap OPD dan bukan hanya ada nama di OPD tertentu namun tidak bekerja dan Beraktivitas di OPD tersebut, ini wajar untuk di berhentikan saja ," kata Ade.
"Selain itu kami ingin menyoroti bahwa masih banyak PNS di Pemkab Belitung Timur ini yang tidak disiplin, seperti sudah nongkrong di warung Kopi pada jam Dinas, malah ada Informasi yang berjualan dipasar dalam jam kerja tanpa ada Sangsi ," jelas Ade.
"Ade Kelana juga mengatakan , kalau ada Honorer maupun ASN yang memang tidak 'Happy' bekerja di Pemkab Belitung Timur silahkan untuk mundur saja jangan hanya menjadi beban keuangan dan pemikiran semua pihak di Belitung Timur ini tanpa ada kesesuaian antara hak dan kewajiban yang dapat mereka penuhi ,"tegas Ade .
Manggar, 29 Januari 2020
(Pitoysuhartono)


