masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Lampung Selatan - Setelah viral di beberapa media online terkait dugaan penyimpangan Dana Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana SDN 2 Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataran, Lampung Se;atan, akhirnya beberapa media mencoba mendalami persoalan yang ada di sekolah ini.
Hasil kajian yang dikumpulkan dari berbagai sumber kuat dugaan puluhan juta Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) SDN 2 Tanjung Baru diduga tidak terealisasi dan penuh kejanggalan.
Upaya kecurangan yang diduga dilakukan oleh 'M selaku Kepala Sekolah (Kepsek) meliputi beberapa item pengeluaran yang terlihat janggal.
Item- item pengeluaran yang terlihat janggal dimaksut meliputi antara lain item pengelolaan perpustakaan pada triwulan dua ( 2 ) sebesar Rp. 68.001.000,-. Kemudian item pengelolaan sekolah triwulan satu (1) dianggarkan Rp 34.663.000,-, triwulan dua (2) dianggarkan Rp 38.614.000,- triwulan tiga (3) Rp 26.041.000,- dan di triwulan empat (4) sebesar Rp 31.209.000,-.
Disamping itu ditemukan kejanggalan dalam anggaran pemeliharaan dan perawatan sarana prasarana sekolah yang dianggarkan triwulan pertama (1) Rp 11.870.000,- triwulan dua (2) Rp 15.770.000,- triwulan tiga (3) Rp 17.120.000,- dan triwulan ke empat (4) Rp 16.675.000,- .
Sementara bila dilihat dengan fisik sekolah yang tampak jorok dan tidak adanya perawatan seperti yang terlihat kasat mata pada plapon sudah jebol disana- sini, kaca ruang kelas banyak yang pecah dan di tutupi hanya dengan papan bekas, tembok dinding sekolah banyak yang keropos sebagai bukti bahwa sekolah tersebut tidak dilakukan perawatan.
Kejanggalan lainnya terlihat pada anggaran pengeluaran pembayaran homor Rp 14. 370.000,- setiap triwulan.
Terkait hal ini, Lembaga Sosial Masyarakat Pembinaan Rakyat Lampung ( LSM PRL ) akan melaporkan dugaan penyimpangan dana BOS SDN 2 Tanjung Baru kepada Inspektorat dan Kejaksaan Lampung Selatan.
Rencana pelaporan oleh LSM PRL tersebut disampaikan Sukardi SH selaku Sekretaris LSM PRL kepada beberapa media di kantornya jalan Dr Warsito Teluk Betung 06/01/2020.* (Elman/Tim)
Sumber : FPII Setwil Lampung

