masukkan iklan disini
Diduga tidak ingin jumlah anggaran proyek diketahui masyarakat, lalu ditutup dengan membalikan tulisan anggaran secara permanen yang mengikatnnya dengan kawat besi.
TRIBUANANEWS.COM | Purwakarta - Plang proyek di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dipasang setengah gambar alias dilipat pada bagian keterangan volume proyek, hal ini tentu saja menjadi sorotan masyarakat setempat. Adakah unsur kesengajaan untuk menyembunyikan nilai proyek atau memang ketidak mengertian orang yang memasangnya?.
Tribuananews.com pada Sabtu (07/12/2019) mencoba mencari tau alasan pemasangan plang proyek yang terkesan janggal tersebut, karena diduga ada unsur kesengajaan untuk menutupi jumlah anggaran Banprov 2019 yang tertera pada plang gambar tersebut.
Ketua Pusat Pengkajian Pembangunan Purwakarta (KP4) Budi P mengatakan, profesionalisme desa saat ini dipantau semua pihak dalam penggunaan Dana Desa dan Banprov.
“Yang saya lihat, Desa Cikumpay ingin mengikuti aturan pemasangan papan proyek. Tetapi mereka tidak ingin jumlah anggaran tersebut diketahui masyarakat, ditutup dengan membalikan tulisan anggaran secara permanen yang mengikatnnya dengan kawat besi,” katanya.
(Foto : Proyek jalan ini belum lama selesai tapi sudah mulai retak, mungkin kurang semen ya, atau..?)
Budi menduga ada permainan dalam penggunaan Banprov ini. Sebab, proyek yang menghabiskan anggaran Rp 102 juta ini tidak sesuai dengan hasilnya.
“Baru beberapa minggu, renovasi lapangan dan tempat parkir sudah retak dan pecah. Kami berharap, pihak desa bisa mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.
Sementara itu, Pjs Desa Cikumpay Oban Suhandi mengaku tidak menangani proyek Banprov ini. “Semuanya dilakukan Pak Sekdes. Tapi saya meminta proyek itu segera diperbaiki,” katanya.* (Ronal)



