• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gelar Rapat Koordinasi Danrem 151/Binaiya Dukung Kebijakan Larangan Mudik di masa Pandemi Covid-19

    03/05/21, 19:29 WIB Last Updated 2021-05-03T12:30:49Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM | Maluku -Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan OPD terkait, mengadakan rapat koordinasi tentang perintah pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H di masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 bertempat di  Makorem 151/Binaiya Jalan Ahmad Yani No.1, Kel. Batu Gajah, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Senin (03/05/2021).


    Rapat koordinasi  yang bertujuan menyamakan persepsi pengamanan Idul Fitri 1442 H dimana masih dalam pandemi Covid-19 fokus pada implementasi kebijakan pemerintah terkait larangan mudik tahun 2021.


    Pada kesempatannya, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw menyatakan, perlunya penyamaan persepsi dalam menjalankan sebuah aturan. sebagaimana akan dilaksanakan larangan mudik, dimana kita bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan OPD terkait, akan membentuk pos pengamanan di pelabuhan, penyebrangan dan Bandara yang ada di Maluku.


    Meskipun demikian, kata Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw, tujuan dari rapat ini sangatlah penting dalam bersama-sama menjalankan tugas pengamanan dilapangan agar situasi Kamtibmas tetap terjaga dan tidak terjadi penyebaran Covid-19 dikampung halaman.


    “Kami dari TNI terkait pengamanan kami siap memback up Polri untuk pelaksanaan patroli maupun di pos pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka pengamanan bulan suci Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1442 H dalam masa Pandemi Covid-19,” tegasnya.


    Terkait dengan situasi Pandemi Covid-19 ini diharapkan kepada peserta Rakor untuk memberikan himbauan dengan baik agar masyarakat bisa mengerti bahaya dan tidak ada ketersinggungan.


    “Mengantisipasi banyak orang berkumpul karena tradisi bulan puasa, sedikit agak susah. Sehingga kita harus bisa memberi himbauan dengan penyampaian Protkes yang baik agar penyampaian kita tidak membuat ketersinggungan,” harap Danrem.*


    Laporan : Ajid Tomagola

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan