TRIBUANANEWS.COM | Halsel - Gelar apel konsolidasi pasukan bagi seluruh jajaran Makodim 1509/Labuha Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara untuk pengecekan kesiapsiagaan personil jelang lebaran 1442H, serta mengantisipasi perkembangan Pasca Mayday atau hari Buruh, dilaksanakan di Makodim pada awal bulan ini oleh Dandim 1509/Labuha, Senin (03/05/2021).
Dengan mengumpulkan pasukan di Makodim ini dimaksudkan, untuk mengetahui langsung kekuatan yang pasti bagi personil masing-masing bagian, agar pembagian tugas bisa tertata Rapi.
Dengan Cara ini Kodim 1509/Labuha bisa mengakomodir semua kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti penempatan pasukan di satgas Covid-19, satgas pengamanan lebaran dan larangan mudik.
Hal tersebut dikatakan oleh Dandim 1509/Labuha Letkol Untung Prayitno S.I.P. M. Han. saat memberikan arahan pada apel konsolidasi.
"Tanpa persiapan dan perencanaan yang matang, akan menimbulkan kerugian seperti waktu, tenaga maupun materil, sehingga keberhasilan dalam tugas bisa kita raih dan kegiatan dinyatakan aman dan terkendali", katanya.
Bulan Mei Tahun 2021 ini, terang Dandim, banyak sekali pekerjaan yang wajib melibatkan personil TNI dalam setiap kegiatan, baik mendukung kegiatan Pengamanan Ketupat dan Satgas Covid-19, atau pasukan yang disiagakan di Makodim 1509/Labuha dibawah kendali Dandim 1509/labuha.
Dalam apel Konsolidasi, Dandim 1509/Labuha juga mengingatkan kepada setiap personil TNI, harus disiplin, adaptif, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
"Keberhasilan 80% dalam tugas bisa kita raih karena perencanaan dan persiapan yang matang. Akan tetapi tanpa persiapan dan perencanaan yang matang, akan menimbulkan kerugian, kekalahan dan kegagalan dalam tugas," cetusnya.
"Jangan lengah dan tetap Fokus, karena kita lengah serta tidak fokus akan mengakibatkan kekalahan dan kegagalan kita, antisipasi semua perkembangan serta situasi disekeliling kita", tegas Dandim.
Dandim 1509/Labuha menambahkan, ingatkan masyarakat disekeliling kita untuk senantiasa menggunakan masker, agar kejadian yang menimpa Negara India tidak terjadi di Indonesia.
"Hal ini perlu dilakukan, karena sebentar lagi lebaran dan masyarakat tidak menghiraukan jarak aman, penggunaan masker dan cuci tangan. Antisipasi pemudik dari luar Provinsi, agar didata dan dilakukan pengecekan para pemudik", tutup Letkol Untung Prayitno, S.I.P., M.Han.*
Laporan : Ade Manaf

