• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Stok Darah di PMI Menipis, Oded Ajak Warga Mendonorkan Darah

    18/04/21, 23:11 WIB Last Updated 2021-04-18T16:11:30Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM l Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengajak warga Kota Bandung untuk mendonorkan darahnya ke PMI Kota Bandung. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19, stok darah di PMI Kota Bandung mengalami keterbatasan.


    Terlebih memasuki bulan suci ramadhon ini, stok darah di PMI Kota Bandung semakin menipis.


    “Saya dapat info, stok darah di PMI Kota Bandung menipis, sejak pandemi Covid-19. Apalagi sekarang bulan puasa,” kata Oded, dalam rilis yang diterima Tribuananews.com, Minggu (18/4/2021).


    “Oleh karena itu saya imbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk terus meningkatkan kesadaran, kepedulian donor darah. Sekarang kan ada masjid, artinya bisa donor darah malam setelah tarawih,” ungkapnya.


    Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung Ade Koesjanto mengatakan, masyarakat yang membutuhkan darah ada sebaiknya langsung menghubungi PMI Kota Bandung. Jangan mengunggah status atau permintaan bantuan di media sosial. 


    PMI Kota Bandung dipastikan akan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. "Kami bekerja 24 jam dalam pengadaan darah. Jangan panik, bagi yang membutuhkan darah, datang ke PMI. Sertakan surat pengantar rumah sakit, nanti diberikan petunjuk PMI untuk memenuhi kebutuhan (darah)," jelas Ade. 

     

    Demikian juga diungkapkan Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung Uke Mukhtimanah meski stok terbatas, PMI Kota Bandung mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.


    "Kalau stok itu pikirannya simpan, kita tidak ada stok. Yang terpenting kita bisa memenuhi kebutuhan. Jangan dikatakan tidak ada darah, tapi darah itu selalu ada kita upayakan yang donor dan mobil unit," ungkapnya.


    "Stok itu buat kita adalah (darah) menargetkan untuk disimpan. Itu tidak ada, karena kebutuhan sehari 500 labu. Kita hanya bisa memenuhi 300-350 labu," tutur Uke.


    Sedangkan untuk donor darah plasma konvalesen, Uke mengungkapkan terus mengalami peningkatan permintaan.


    "Sekarang mulai meningkat, terkait adanya kebijakan penanganan di rumah sakit bahwa plasma konvalesen sebagai terapi alternatif," ujar Uke.


    Menurutnya, kenaikan permintaan plasma konvalesen sejak awal Januari 202. Untuk mencegah kekurangan, PMI Kota Bandung melakukan pembatasan permintaan dengan sejumlah ketentuan.



    "(Permintaan Plasma konvalesen) mulai naik itu sejak bulan Januari, 1.700 - 1.800 permintaan, namun sekarang dibatasi," tutur Uke.


    Dalam satu hari, PMI menargetkan antrean hingga 65 orang. Hal tersebut diupayakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan plasma darah yang baik.


    "Target antrean itu 65. Diupayakan tergantung mesin, karena pengambilannya cukup lama. Kalau dalam sehari itu, 8-12 orang," ujar Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung Uke Muhtimanah.‎ 

    Laporan: Nassamsu

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan