• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemindahan Pengungsi Rohingya Dari Aceh ke Sumut Terkesan Aneh

    28/04/21, 21:57 WIB Last Updated 2021-04-28T15:28:09Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Nasruddin (photo) pegiat Kemanusiaan dan Sosial serta Koordinator Kemanusiaan pada Yayasan Geutanyoè


    TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Kordinator Kemanusiaan Yayasan Geutanyoe Nasruddin merasa aneh atas kebijakan pemindahan Pengungsi Rohingya dari Aceh ke Sumatra Utara. 


    "Semenjak tahun 2009 sampai saat ini  kebijakan seperti ini terus dilakukan padahal kalau kita liat fasilitas yang di bangun oleh LSM atau INGO  dicamp tersebut cukup memadai," ujar Nastuddin melalui pers rilisnya, Rabu (28/4).


    Akan tetapi setelah fasilitas di bangun lalu lahir kebijakan pengungsi di pindah keluar daerah dan bangunan yang di bangun dari sumbangan donatur  menjadi sia sia.


    "Selain itu juga kalau di lihat dari latar belakang makanan, pergaulan  juga hampir sama dengan masyarakat Aceh,  begitupun perlakuan masyarakat lokal terhadap pengungsi juga sangat manusiawi," tuturnya.


    Bahkan setiap hari anak anak  Aceh ikut  bermain bersama  dengan anak pengungsi di camp, ini membuktikan bahwamasyrakat Aceh memoerlakukan mereka seperti saudaranya sendiri.


    "Begitu juga  dalam hal penanganan pengungsi, berbagai elemen baik lokal maupun internasional terlibat saling bahu membahu membantu  pengungsi  selama dicamp," ungkapnya.


    Akan  tetapi  Nasruddin merasa aneh, kok bisa ada kebijakan pemidahan  pengungsi Rohingya  dari BLK Kandang Lhukseumawe ke Sumatera Utara , padahal selama ini berbagai pujian  datang baik dari pemerintah maupun lembaga sosial bahwa penanangan  pengungsi di Aceh sangat baik. 


    "Kalau lah alasannya karena di Aceh tidak aman banyak pengungsi yang lari, apakah ketika di Medan nantinya siapa yang menjamin mereka tidak lari ke Malaysia," tanyanya.


    "Jangam sampai pemindahan pengungsi ini terkesan  akibat ada proyek, ini sangat tidak.manusiawi dan bertentangan dengan  misi kemanusiaan," pungkasnya.


    Maka oleh karena hal tersebut, Nasruddin meminta kepada pemerintah maupun lembaga internasional untuk meninjau kembali  kebijakan ini, kalau tidak kedepan bila datang lagi pengungsi ke Aceh  lansung saja di bawa ke Medan. 


    "Karena  dikhawatirkan bila  ditampung di Aceh kejadian serupa akan terulang kembali dan ini berdampak terhadap bantuan  yang diberikan oleh lembaga  kemanusiaan akan  menjadi sia sia," imbuhnya.*


    Editor    : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan