TRIBUANANEWS.COM | Sigi - Kementerian pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Dinas Cipta Karya dan SDA Provinsi Sulawesi Tengah mengelar pertemuan konsultasi masyarakat (PKM) dalam rangka pembangunan unit air baku di dua Desa yaitu Desa Beka, dan Desa Sibedi.
Rapat PKM tersebut digelar di kantor Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi (3/2/2021), yang dihadiri Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulteng, Ir. Abd Razak, MT, Kepala Bidang Cipta Karya Kabupaten Sigi Amrin, ST, dan turut hadir Camat Marawola Nuzuluddin SH, M.Si, Kapolsek Marawola AKP. I Made Duana, SE serta Pemdes Beka-Sibedi dan masyarakat.
Camat Marawola, Nuzuluddin menyambut baik pembangunan air baku di wilayah kerjanya.
"Pembangun air baku untuk kepentingan masyarakat, oleh karena itu diharap menyambut dan mendukung pembangunan tersebut serta kerjasamanya seluruh warga guna kelancaran dalam penyediaan air baku ini," kata Nuzuluddin.
Sementara itu, Kepala Dinas Ir Abd Razak MT, mengatakan kegiataan ini merupakan sosialisasi bersama antara Dinas Cipta Karya Dan SDA Provinsi dan Dinas PU Kabupaten tentang pembangunan air baku atau pun Air bersih di Dua Desa yaitu Desa Beka dan Desa Sibedi, yang sebelumnya sudah dilakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan untuk pembangunan air baku tersebut.
Sementara Kabid sungai, pantai, danau dan air baku Djaenudin, SE, ST. MM menjelaskan untuk usulan atau permintaan kebutuhan masyarakat Desa Beka direspon oleh Dinas Cikasda provinsi Sulawesi Tengah.
Kemudian Dinas Cikasda melaksanakan survey pengukuran kapasitas air baku, dari sumber air baku yang tersedia (yang terdekat adalah sungai kalipondoh). Kemudian hasil survey dibuatlah desain perencanaan air baku.
Dikatakannya, adapun rincian hasil debid air sebesar lk.20 liter/detik, dengan panjang jaringan pengaliran air baku lk 3,1 km, kemudian elevasi sumber mata air lk 500 meter dari muka air laut.
Selanjutnya untuk dimater pipa yang digunakan PVC dia 3 inci 2 inci dan pipa gip diameter 2 inci, dengan kapasitas debit rencana 10 liter/detik atau kapasitas 864.000 liter/hari yang setara dengan 8.640 jiwa atau 1.728 kepala keluarga dengan asumsi kebutuhan 1 orang = 100 liter/hari.
Diakhir kegiatan sosialisasi tersebut, masing-masing warga dari dua Desa bersama kepala desa dilakukan penandatanganan surat pernyataan mendukung kegiatan program pembangunan air baku tersebut.*
Laporan : Agus

