![]() |
| "Sebelun mereka beraksi malam kejadian, ketiga tersangka sudah merental mobil Avanza siang harinya untuk operasional malam," kata Aiptu W. Baringbing. |
TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Utara - Tiga orang tersangka pencuri kerbau berhasil di bekuk anggota Satreskrim Polsek Parmonangan Polres Tapanuli Utara (Taput) pada, Selasa (2/2) pukul 00.30 wib dini hari.
Ketiga tersangka yang berhasil di bekuk yakni, DL (19) pelajar kelas III SMK warga dusun I Desa Pagar Batu Kecamatan Sipoholon Taput, LH (15 ) pelajar kelas I SMP, warga dusun II Desa Pagar Batu, Sipoholon Taput dan HM (16) pelajar kelas 1 SMK warga Desa Lobu Sunut Kecamatan Parmonangan Taput.
Kapolres Taput AKBP Muhamnad Saleh, S.I.K, MM melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan ini.
Ketiga tersangka yang masih berstatus pelajar ini ditangkap pada, Selasa (2/2) pukul 00.30 wib dini hari saat beraksi melakukan pencurian karbau milik korban Nassi Manalu (57) warga Desa Lobu Sunut Kecamatan Parmonangan Taput.
"Jadi mereka tertangkap setelah menarik kerbau milik korban yang saat itu sedang di ikat di depan rumah korban sendiri. Ketiga tersangka sudah melepas tali ikatan ternak tersebut, dan menariknya sejauh tiga meter hendak membawa ke tempat yang aman," Terang Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing.
Namun naas, saat hendak membawa curiannya, tiba-tiba tetangga korban Rismali Br Purba terbangun dan mendengar aksi ketiga tersangka.
Saksi RS pun membuka pintu dan langsung bersorak menyebut "Panakko Horbo" pencuri kerbau. Warga dan pemilik ternak pun langsung terbangun dan mengepung tersangka. Alhasil, tersangka DL dan LH pun berhasil diamankan sedangkan HM sempat lolos dan melarikan diri.
Saat kedua tersangka berhasil diamankan, anggota Bhabinkamtibmas Polsek pun segera tiba di TKP dan langsung komunikasi dengan Polsek dan malam itu juga kedua tersangka diamankan di Polsek.
Dari hasil pemeriksaan Satreskrim Polsek, terang Aiptu W. Baringbing, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Mereka bertiga sudah berencana melakukan pencurian ternak, namun tidak tertuju sasaran ternak jenis apa, yang pasti tujuannya kalau babi yang ada itu di curi, anjing yang ada itu juga bisa, atau kerbau dan sapi yang ada itupun akan disikat.
Melakukan pencurian jenis babi, anjing dan ayam, ketiga tersangka sudah terbiasa. Saat beraksi pada malam itu, tersangka melihat satu ekor kerbau yang strategis untuk disikat, sehingga mereka pun berusaha untuk mengambilnya.
"Sebelun mereka beraksi malam kejadian, ketiga tersangka sudah merental mobil Avanza siang harinya untuk operasional malam," kata Aiptu W. Baringbing.
Dengan kerja keras, lanjut dia, anggota Satreskrim Polsek, akhirnya tadi pagi Kamis (4/2) tersangka HM berhasil dibekuk dari tempat persembunyiannya.
"Saat ini dua tersangka sudah di tahan sedangkan satu tersangka yang masih baru ditangkap masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.*
Laporan : Tongam Parapat

