• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pelindo 1 Targetkan BM Peti Kemas 1,57 Juta TEUs Pada 2021

    09/02/21, 16:44 WIB Last Updated 2021-02-09T09:44:42Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Target bongkar muat peti kemas dan kargo tersebut diharapkan tercapai seiring naiknya kunjungan kapal yang direncanakan tumbuh 40 persen menjadi 73.919 call pada 2021.


    TRIBUANANEWS.COM
    | Medan - Mengacu pada potensi besar yang dimiliki Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE) dan optimalisasi Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase 2, serta penerapan pelayanan maksimal terhadap pengguna jasa, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 menargetkan pertumbuhan throughput bongkar muat (BM) peti kemas 1,57 juta twenty equivalent units (TEUs) dan general kargo 30, 2 juta ton atau sebesar 10 hingga 20 persen pada 2021.


    Sedangkan volume general cargo, curah cair dan curah kering diproyeksikan mencapai 30,2 juta ton, tumbuh 22 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sekitar 24,8 juta ton.



    Target bongkar muat peti kemas dan kargo tersebut diharapkan tercapai seiring naiknya kunjungan kapal yang direncanakan tumbuh 40 persen menjadi 73.919 call pada 2021.


    Untuk mencapai target tersebut, Pelindo 1 akan memperkuat bisnis marine services, integrated port and industrial area, digitalisasi pelabuhan, layanan logistic yang terintegrasi serta berkolaborasi dengan para stakeholder dan investor.


    Dirut Pelindo 1, Dani Rusli Utama melalui Ka Humas, Fiona Sari Utami, Senin (08/02/2021), mengatakan tantangan kinerja tahun 2021 akan jauh lebih berat. Meski begitu, perusahaan BUMN yang mengelola sejumlah pelabuhan di Sumatera Utara, Aceh, Riau dan Riau Kepulauan tersebut, mampu tetap tampil terdepan dengan penguasaan pasar terbesar dengan mengembangkan 4 prinsip dasar bisnis dan layanan.


    Dijelaskan, pada tahun 2021, kinerja Kuala Tanjung PIE, yang terintegrasi dengan kawasan industri akan terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.


    Sejak tahun 2020, Pelindo 1 juga secara berkesinambungan mengembangkan kawasan industri di Kuala Tanjung PIE. Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang berminat dan mulai menjajaki untuk berinvestasi dan Pelindo 1 membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, sehingga bongkar muat di KTMT akan semakin meningkat.


    Untuk memenuhi kebutuhan customer, tahun 2021 Pelindo 1 juga akan mengoptimalkan layanan di Pelabuhan Belawan melalui Terminal Petikemas Belawan Fase 2, serta bersinergi dengan otoritas pemerintah maupun sejumlah perusahaan swasta dan BUMN seperti Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam pelayanan pemanduan dan penundaan, KEK Sei Mangke (PTPN III), Inalum dan Pertamina, sebagai upaya untuk mendorong operasional dan layanan.


    Pelindo 1 bersama Pertamina juga sedang membangun sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memenuhi kebutuhan energi, serta bersama PT KAI dan PT KIM, melakukan kerja sama angkutan barang berbasis kereta api untuk meningkatkan konektivitas antara pelabuhan dan kawasan industri.


    Disebutkan, tahun 2021, Pelindo 1 juga mengembangkan bisnis marine services dengan kelengkapan sarana dan prasarana 127 orang tenaga pandu bersertifikat, 36 unit pilit portable, 10 unit automatic identifications system serta 12 VTS Stations untuk memaksimalkan manfaat ekonomi Selat Malaka yang merupakan salah satu selat tersibuk dengan trafik kapal melintas mencapai 200 kapal per hari atau sekitar 80.000 kapal per tahun.*


    Laporan : Adi Yusman

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan