TRIBUANANEWS.COM | MEDAN - Tak disangka seorang Perwira Polisi yang menjabat sebagai Kasat Narkoba menjadi korban keganasan hiburan malam ( Diskotik ) yang sempat viral Video di dunia maya lagi asik berjoged kesana kemari dengan di iringi alunan musik DJ sambil mengangkat kursi bagai orang yang lagi mabuk, bukan memberi contoh yang baik sebagai pengayom masyarakat tetapi sikap yang tak terpuji di tontonkan di jagad dunia maya.
Akibat viralnya video yang tak seharusnya di pertontonan di dunai maya, Kapolda Sumut Irjen Pol.Martuani Sormin mencopot jabatan Kasat Narkoba berinisil DS berpangkat Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) yang bertugas di Polres Wilayah Polda Sumut, Jumat (5/2/2021)
Dalam sepekan terkahir Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin sudah mencopot 3 perwira Polisi.
Oknum Perwira Polisi DS dicopot diduga karena Dugem dan mencoreng institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin saat di konfirmasi awak media ini melalui whatshapnya, Sabtu (6/2/2021) siang terkait penyebab pencopotan jabatan Kasat Narkoba di Jajaran Polda Sumut akibat banyaknya Diskotik atau pun hiburan malam, apakah akan di berantas...
Awak media ini juga sempat konfirmasi terkait banyak nya diskotik di pinggiran Kota Binjai apakah tindakan pihak Kepolisian yang seperti tidak ada melakukan tindakan, yang jelas - jelas juga sudah melanggar Prokes kesehatan di masa penyebaran Virus Corona, serta di duga banyaknya peredaran Narkoba dan sudah sangat meresahkan masyarakat. Sampai berita ini diturunkan Kapolda Sumut Irjen Polisi Martuani Sormin belum memberikan jawaban.
Di sisi lain pemuda Binjai ' Raka ' yang merupakan anggota LSM BCW sangat mengepresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Langkat yang beberapa waktu lalu merazia Diskotik Champion dan menutup karena tidak memiliki ijin keramaian.
Raka juga berharap agar kiranya penegak hukum khususnya Polda Sumut bisa menindak tempat - tempat hiburan malam di pinggiran Kota Binjai seperti Diskotik Sky Garden, CDI atau lebih dikenal Cafe Duku yang sangat meresahkan masyarakat dan tidak mengindahkan prokes kesehatan di masa pencegahan virus Corona dan di duga sarangnya Narkoba. Ucap nya singkat.
Laporan : Raiyan

