masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tebing Tinggi - Sudah lama di cari - cari akhirnya Karwoto dan istrinya bisa diamankan unit Reskrim Polres Tebing Tinggi di salah satu Losmen di Tebing Tinggi, Sabtu ( 23/1/2021 ) sekitar pukul 11.30 Wib siang.
Berawal dari pengaduan sub kontraktor yang sudah lama di kelabuhi oknum kontraktor bernama Ahmad Karwoto alias Karwoto bersama istrinya yang sekian lama buron dan selalu berpindah - pindah tempat dan selalu mengelabuhi Sub Kontraktor serta membuat janji palsu sehingga mengakibatkan Sub Kontraktor " KG " rugi hingga ratusan juta rupiah.
Setelah sekian lama berjanji dan tidak pernah menepati dan selalu menghindar saat di tagih akhirnya pelarian Karwoto berakhir di Polres Tebing setelah dilaporkan Sub Kontraktor " KG " dari Binjai di Polres Tebing dalam kasus Penipuan Dan Penggelapan.
Karwoto sangat lihai dan piawai dalam mengelabui rekan - rekan kontraktor penyedia matrial jalan tol Medan - Tebing dan selalu mengelabui dimana keberadaanya dan tidak pernah sesuai dengan ucapannya, terbukti Karwoto mengatakan sedang berada di pekan baru padahal Karwoto bersama istrinya sedang berada di Aceh begitu juga istrinya pun turut serta mengelabui keberadaannya Karwoto.
Menurut tetangganya pun Karwoto kerap dicari cari orang dan tidak pernah ketemu karena keberadaan Karwoto tidak diketahui dan jarang pulang ke rumahnya para kontraktor sekalipun tidak pernah ketemu karena Karwoto memang selalu menghindar dan berpindah pindah tempat dengan alasan mengurus proyeknya padahal Karwoto memang sengaja menghindari para sub kontraktor apabila ditagih untuk pembayaran matrial yg dipesannya dan seakan memang tidak ada itikad baiknya untuk menyelesaikan pembayaran matrial yang sudah di ordernya.
Sementara dari pihak HKI sebagai kontraktor pembuatan jalan tol sudah memberikan pembayaran lunas kepada Karwoto sebagai supplyer matrial tersebut.
Tragisnya lagi Karwoto bersama istrinya menelantarkan anaknya yg masih berumur 2 bulan dan berumur 8 tahun dan hanya dititipkan kepada tetangganya dan pernah juga istri Karwoto mengatakan apabila ada yg mau mengambil anaknya yg masih berumur 2 bulan silahkan saja.
Sungguh tidak ada rasa kemanusiaan sebagai orang tua hingga akhirnya Karwoto ketiban sial setelah ditangkap dan diamankan oleh Satreskrim Polres Tebing Tinggi yang di pimpim Kanit Reskrim Ipda SPN Siregar.
Laporan : Raiyan


