• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dampak Pandemi Covid-19, Penghasilan Pembuat Speed Boat Turut Anjlok

    18/01/21, 18:51 WIB Last Updated 2021-01-18T11:51:54Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Banggai Laut - Spesialis pembuat speed boat di Banggai Laut Sulawesi Tengah pada masa pandemi Covid-19 ini turut mengalami anjlok penghasilannya.

    Seperti yang dikatakan Teri Nordon pemilik usaha pembuatan speed boat fiber di Desa Bone Baru kecamata  Banggai Utara kabupaten Banggai Laut.

    Sebelum adanya Covid-19 Teri Nordon membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat dan memiliki puluhan Karyawan.

    Ia sudah 2 tahun 
    menggeluti usaha pembuatan speed boat fiber dengan berbagai ukuran mulai dari yang 5 meter hingga 18 meter sesuai pesanan.

    Menurut dia, proses pembuatan speed boat ukuran 5 meter memakan waktu 3 hari kerja dengan melibatkan 7 orang pekerjanya.

    Harga speed boat buatan Teri Nordon bervariasi, mulai dari harga 4,5 juta hingga 65 juta tergantung ukuran.

    Dari kurun waktu 2 tahun sudah sekitar 500 speed boat yang ia produksi. Pesanan datang tidak hanya dari Banggai Laut saja, daerah lainpun banyak yang pesan, seperti dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, bahkan Maluku Utara.

    Kendati hanya didukung sarana yang masih minim, namun berkat kegigihannya ia masih mampu memproduksi speed boat 5 sampai 10 unit dalam sebulan.

    Keberadaan Teri Gordon sebagai pembuat speed boat dengan mempekerjakan banyak karyawan mendapat apresiasi dari banyak orang.

    Seperti yang diungkapkan Genta karyawan pembuat speed boat fiber dari Desa Kasuari.

    Ia sangat mengapresiasi adanya perusahan pembuatan speed boat fiber seperti Teri Nordon yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat dan desa tetangga.

    Dalam kegiatan usahanya, Teri menyiapkan  makan-minum dan tempat tidur bagi karyawan yang rumahnya jauh dari tempat bekerja. 

    "Hal itu dimaksudkan agar penghasilannya tidak berkurang karena terlakai biaya transfortasi," kata Teri Nordon kepada Tribuananews, Minggu (17/1/2021).

    Teri berharap agar pemerintah daerah dapat memperhatikan dan membantu usaha yang di gelutinya seperti sarana pendukung pembuatan speed boat fiber.

    Semangat Teri Nordon dalam menggeluti usahanya memang patut diacungkan jempol. Kendati penghasilannya di tengah pandemi Covid-19 ini turus drastis namun ia tidak patah semangat dan terus beraktifitas seperti biasa.*

    Laporan : Yudi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan