masukkan iklan disini
Foto : Personil Gabungan TNI-POLRI Pospam Pasar Mardika, Kecamatan Sirimau Kota Ambon.
TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Menjelang malam perayaan Natal 25 Desember 2020, 14 Pospam Gabungan TNI-Polri melakukan Patroli keliling diseluruh tempat tempat yang dicurigai copet, judi dan minuman keras atau obat haram seperti Narkoba dan lain lain.
Hal ini di sampaikan oleh Komandan Pospam Gabungan TNI-Polri di pasar Mardika Ambon, IPDA Herman, yang di temui awak Media Tribuananews di Pospam Pasar Mardika, Kamis, 24 Desember 2020.
Foto : Suasana pasar Mardika di sore hari.
"Di sore hari ini terlihat cukup ramai sekali yang mengunjungi pasar Mardika dibandingkan dengan hari hari sebelumnya, sehingga kami di Pospam Pasar Mardika ini selalu melakukan patroli 2 jam sekali," jelas.
Kenapa patroli 2 jam sekali, terang dia, karena perugas menduga ada tempat tempat yang di curigai, baik copet, judi dan meminum minuman keras atau meminum obat obat terlarang.
"Namun dalam melakukan patroli Alhamdulillah Syukur, tidak ada ditemukan, tapi kami antisipasi tempat tempat tersebut," ujarnya.
Menurut IPDA Herman, kondisi keamanan pasar sampai saat ini, aman aman saja.
"Mudah-mudahan di malam perayaan Natal, malam ini, kami tetap menjaga keamanan ketertiban Masyarakat dan terkhusus menjaga keamanan ketertiban di beberapa Gereja yang ada di sekitar Mardika, karena Pos kami menjaga keamanan sebagian besar wilayah kecamatan Sirimau Kota Ambon," jelasnya.
Untuk itu, lanjut Herman, kami tetap menjaga keamanan ketertiban masyarakat terkhusus kepada saudara saudara yang beragama Kristiani yang menjalankan ibadah Natal 25 Desember 2020, dimalam itu sampai pada malam Tahun Baru 01 Januari 2021.
Herman juga mengatakan, bahwa personil kami berjumlah 25 orang, terdiri dari Personil TNI AD dari Koramil 02/ Sirimau 4 orang, dari Brimob Polda Maluku 4 orang dan dari Polisi Umum sebanyak 17 orang.
"Harapan kami kepada semua masyarakat yang ada di kota Ambon termasuk teman teman Media untuk bersama sama menjaga keamanan ketertiban yang selama ini terjalin dengan baik," ucapnya.
Apalagi Provinsi Maluku ini, lanjut Herman, dapat disebut sebagai Provinsi yang menjadi contoh toleransi antar agama dan antar umat beragama dan dibaringi dengan Pela Gandong.*
Laporan : Ajid Tomagola


