Doc. Foto Hengky Ricardo Pelata, S.E., Ketua Fraksi Partai Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku.
TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Partai Hanura Provinsi Maluku meminta kepada KPU dan Bawaslu agar ketat dan lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilukada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.
Diketahui, ada empat Kabupaten di Provinsi Maluku yang akan mengikuti Pilkada serentak nantinya, diantaranya Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan dan Kabupaten Maluku Barat Daya, yang kesemuanya butuh perhatian lebih dari KPU maupun Bawaslu.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat DPRD Maluku Hengky Ricardo Pelata, S.E. kepada awak Media Tribuananews di Balai Rakyat Karang Panjang, Ambon, Selasa (10/11/2020).
Hengky menyatakan, bahwa Pilkada serentak akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 di seluruh Indonesia, khususnya 4 Kabupaten di Provinsi Maluku yang masuk pada kloter pertama yang diputuskan dalam Undang-undang.
"Oleh sebab itu, sebagai anak Maluku, saya hanya bisa memberikan sebuah harapan bahwa dalam proses demokrasi ini, mari kita memberikan kedaulatan penuh kepada Rakyat dengan penuh rasa tanggung jawab," terang Hengky.
Sehingga menurut Hengky, pemilihan kali ini dapat melahirkan pemimpin yang menjadi Kepala Daerah di 4 Kabupaten itu, benar-benar mencintai dan dicintai oleh rakyat, serta benar-benar bekerja untuk rakyat bukan untuk pribadi atau kelompok tertentu.
"Siapapun yang terpilih nanti di tanggal 9 Desember 2020 itu adalah pemimpin kita, dan jika proses ini berjalan dan kita lewati dengan baik, sudah barang tentu pada kloter kedua yang sudah putuskan oleh Undang-undang, entah Pilkada serentak kloter kedua itu di tahun 2022 atau tahun 2024, akan memberikan yang terbaik kepada orang-orang yang terpilih nanti," ujarnya.
Oleh sebab itu, sebagai wakil rakyat dan mendapat tugas untuk mengawal proses ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk jadikan proses Pilkada ini. dengan penuh semangat.
"Tanamkan niat dan hati dalam diri, demi membangun daerah kita. Bukan karena siapa-siapa, dan semua dari mereka yang maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati adalah putra-putri terbaik Maluku saat ini," ungkapnya.
Sekali lagi saya tegaskan, bahwa diantara mereka yang terpilih adalah pemimpin kita semua untuk membangun dan dapat memberikan yang terbaik bagi daerah kita kedepan," terang Hengky dengan penuh semangat.
Di akhir pernyataannya, Hengky Ricardo Pelata sempat mengutip bahasa dari mantan Bupati MBD, yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Maluku, bahwa semua pemimpin yang dipilih oleh rakyat adalah Anugerah Tuhan.
"Siapapun yang ada di muka bumi ini, ketika Tuhan belum memberikan rejeki itu, maka kita harus mengakuinya, bukan kita menyalahkan kepada orang lain, karena itu semua proses untuk menjadi pemimpin atau proses apapun dimuka bumi ini adalah kasih Tuhan," Jelasnya mengakhiri.*
Laporan : Atom
Editor : Hendra

