• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Petani Cabe Keluhkan Harga Daya Beli Dari Toke Dengan Harga Ke Tingkat Pengecer

    Admin,Tapsel/P.Sidimpuan
    25/11/20, 22:59 WIB Last Updated 2020-11-25T15:59:14Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM
    | Tapanuli Selatan - Petani Cabe di Desa Sori Manaon Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)  mengeluh, pasalnya harga daya beli cabe dari tingkat toke kepada petani hanya di kisaran Rp. 30.000./ Kg. Sementara harga jual dari toke kepada penjual cabe eceran dipasaran  dikisaran harga Rp. 42.000/ Kg. 


    Hal ini dikeluhkan petani Cabe, Amir Husin Harahap kepada tribuananews, Rabu (25/11). Disampaikannya menurut amatannya harga ditingkat kedai mencapai Rp. 50.000./ Kg. " Kan itu namanya tidak sebanding lagi dengan harga beli ditingkat petani kebun cabe,  harusnya lebih idealnya harga ditingkat petani mencapai Rp. 35.000/ Kg.

    "Kami sebagai petani cabe berharap harga cabe naik sesuai dengan permintaan pasar, karena modal ataupun biaya perawatan bertanam cabe ini begitu tinggi mulai dari pembibitan penanaman perawatan sampai masa panen," pungkas Amir. 

    Diharapkannya, kedepan harga cabe ini harus sebanding dengan harga ditingkat petani dan tingkat pengecer. Amir Husin menilai pihak toke terlalu banyak mengambil keuntungan dikisaran Rp. 15.000/ Kg sampai Rp. 20.000.

    "Namun saya tidak pungkiri harga  pasaran cabe ditingkat petani dalam seminggu ini biasanya bertahan Rp. 25.000, sampai Rp. 28.000. Dan terahir harganya mencapai Rp. 30.000," pungkas.

    Amir Husin berharap kepada pihak yang berkompeten agar dapat menstabilkan harga cabe ditingkat Petani.*

    Laporan : Ibnu Saad 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan