• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    DPD Partai Golkar Maluku Resmi Menyampaikan Permintaan Maaf

    17/11/20, 15:11 WIB Last Updated 2020-11-17T08:11:47Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Maluku secara resmi kepada publik di Bumi Tanah Para Raja ini, menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan akibat dari pemberitaan salah satu media lokal (KT) daerah ini.


    Hal ini di sampaikan oleh wakil ketua bidang koordinator kepartaian dan ketua badan saksi nasional DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Yusri. AK. Mahedar, SE, MH, kepada awak media nasional dan lokal di kantor DPD Partai Golkar pada, Senin (16/11/2020).


    Yusri yang didampingi oleh sekretaris DPD Partai Golkar, ketua Bappilu dan para unsur pimpinan DPD Partai Golkar Provinsi Maluku mengucapkan terimakasih kepada teman teman pers yang hadir di kantor DPD Partai Golkar Maluku, untuk mendengar apa yang menjadi permasalahan dan perhatian publik saat ini di Provinsi Maluku. 


    Dia mengatakan, terkait dengan laporan polisi, kepada pihak-pihak yang merasa di rugikan dalam pernyataandirinya saat Rakornis dan dalam kapasitas sebagai wakil ketua korbid kepartaian dan ketua badan saksi nasional DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, dalam Rakornis Bappilu dan BSN DPP Partai Golkar, yang dilaksanakan bulan kemarin pada tanggal 24 - 25 September 2020.


    "Terhadap itu (pelaporan polisi) kami DPD Partai Golkar Provinsi Maluku sangat menghargai dan menghormati hak konstitusi para pelapor, oleh karena itu secara resmi laporan tersebut sudah di sampaikan kepada pihak kepolisian, baik yang disampaikan kepada Polresta Pulau Ambon maupun di Polda Maluku, maka secara institusi kepartaian DPD Partai Golkar Maluku dan pribadi sangat menghargai terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Dan oleh karena itu saya secara pribadi dan institusi kepartaian DPD Partai Golkar Maluku akan sangat koorperatif dan maksimal serta turut membantu kelancaran tugas kepolisian terkait dengan tahapan proses dimaksud," kata Yusri, Senin (16/11/2020).


    Yusri juga menambahkan, perlu dijelaskan bahwa DPP Partai Golkar menyelenggarakan kegiatan khusus tentang rapat koordinasi teknis (Rakornis), pada tanggal, 24-25 September 2020, secara daring online (melalui aplikasi Zoom), dengan melibatkan DPP Partai Golkar seperi Bappilu, BSN, bersama Bappilu dan BSN DPD I dan DPD II Partai Golkar seluruh Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2020. 


    "Dan kegiatan Rakornis tersebut bersifat khusus dan teknik internal yang sangat rahasia dan tertutup untuk umum karena ini merupakan paru-paru dan jantung dari institusi yang di pimpin langsung oleh Bapak Nurdin Halid," terangnya. 


    Bahwa dalam Rakornis terbatas, tertutup dan sangat rahasia tersebut membahas kajian kajian yang bermuatan strategis partai yang berhubungan teknis pemenang pemilu di daerah daerah yang melaksanakan Pilkada  2020 di Indonesia dan termasuk empat kabupaten di provinsi Maluku yaitu Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya.


    "Saya tidak sedikit pun berniat untuk menuduh secara langsung, dalam hal ini mencemarkan nama baik seseorang, kelompok tertentu, institusi apapun, apalagi institusi kepolisian yang sebagaimana di beritakan oleh media, karena apa yang disampaikan dalam Rakornis tersebut oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, hanya bersifat informasi yang berdasarkan laporan internal dari daerah daerah yang melaksanakan Pilkada dan kemudian pada Rakornis tersebut juga wajib menyampaikan informasi yang berkembang di daerah tersebut, sehingga kita berusaha untuk melakukan koordinasi dan komunikasi kepada kader-kader Partai Golkar yang ada di Daerah baik itu DPD I maupun DPD II Kabupaten dan Kota," papar Yusri. 


    Selain itu, lanjut dia, dalam menyampaikan Rakornis tersebut bersifat tertutup dan terbatas untuk umum, maka semua informasi dan percakapan serta seluruh materi yang ada dalam laporan internal di larang keras untuk dipublikasikan kepada masyarakat umum dan atau siapapun tidak boleh, karena hal ini sangat rahasia atau kata lain off the record.


    "Kami DPD Partai Golkar Maluku, merasa menyesal setelah salah satu media lokal (KT), yang memberitakan dan rekaman percakapan kami pun beredar. Untuk kami merasa sangat menyesal setelah mendengar rekaman itu, sungguh anehnya hasil Rakornis Bappilu dan BSN DPP Partai Golkar, memberikan waktu dan kesempatan kepada DPD Partai Golkar Maluku untuk memaparkan semua informasi terbaru terkait kegiatan Pilkada, dan wajib hukumnya untuk DPD Partai Golkar menyampaikan," ungkapnya.


    Kemudian, lanjut Yusri, hasil rekaman yang dalam percakapan dirinya dalam kapasitas sebagai wakil ketua Korbid Kepartaian dan Ketua Badan Saksi Nasional DPD Partai Golkar Provinsi Maluku dengan Bapak Nurdin Halid yang adalah DPP Partai Golkar, sudah sesuai lagi dan diduga keras rekaman tersebut sudah dihilangkan sebagian dari percakapan kami.


    Menanggapi pelaporan Polisi, dirinya mengatakan, bahwa kami DPD Partai Golkar Maluku tetap solid dengan menghargai dan menghormati semua termasuk pihak yang melaporkan.


    "Mari kita dewasa dalam melihat, mengamati, mencermati sungguh dengan cara memperkecil perbedaan dan memperbesar kekuatan dalam persaudaraan sebagai hamba ciptaan Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Yusri dengan nada lembut.


    "Berdasarkan kesemuanya yang saya sampaikan di atas, saya (Yusri. Ak. Mahedar) dan DPD Partai Golkar Provinsi Maluku dengan ini menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kepolisian dan pihak lain yang merasa percakapan saya saat itu tanggal 24-25 November 2020 dengan DPP Partai Golkar yang mungkin menyinggung perasaan olehnya dari tempat ini kami sekali lagi menyampaikan permintaan maaf jika ada terjadi kekhilafan dan kekeliruan saya yang kapasitasnya sebagai wakil ketua korbid kepartaian dan ketua Badan Saksi Nasional DPD Partai Golkar Provinsi Maluku," ucapnya.


    Sebagai penutup, Yusri. AK. Mahedar, yang adalah kader Partai Golkar Maluku yang juga mantan ketua KNPI serta aktivis HMI, terkhusus putra NUSA INA (Seram), mengajak semua anak bangsa Indonesia khususnya di Provinsi Maluku untuk mari kita menjaga memelihara dalam kehidupan berdemokrasi dengan penuh semangat keikhlasan atas apa yang diberikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk mengampuni kita semua terkait khilaf dan keliru. 


    "Itulah manusia yang tidak luput dari kekhilafan dan kekeliruan," pungkasnya.*


    Laporan : Atom

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan