• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Direktur FPRM Jawab Pernyataan Keuchik Desa Kuta Sayeh Disalah Satu Media Online

    11/11/20, 10:38 WIB Last Updated 2020-11-11T03:38:00Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

     

    Nasruddin, Direktur FPRM saat saat bincang - bincang terkait dugaan penyimpangan anggaran DD Desa Kuta Sayeh di Banda Aceh, Rabu (11/11).

    TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin berikan jawaban atas pernyataan Keuchik Desa Kuta Sayeh Kecamatan Seinagan Kabupaten Nagan Raya tentang pernyataannya disalah satu media online mengenai kritikan atas kinerjanya terkesan meresahkan Pemerintah Desa oleh LSM, dan masyarakat, 


    Nasruddin menjawab, Keuchik Desa Kuta Sayeh dalam menyikapi kritikan media, LSM, dan masyarakatnya terkesan panik sehingga diduga berikan pernyataan kebohongan publik serta bersekongkol dengan kroninya berikan informasi palsu kepada pihak media.


    "Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil investigasi awal dilakukan media ini kepada Tokoh masyarakat, Tuha Peut, dan masyarakat Desa Kuta Sayeh serta berhasil dihimpun dugaan pernyataan kebohongan Keuchik Muhammad Abbas dan informasi palsu disinyalir rekan Keuchik bernama Agus mengaku sebagai adik kandungnya Keuchik Desa Kuta Sayeh", ujar Nasruddin.


    Nasruddin menyesalkan atas perilaku dan sandiwara dimainkan Oknum Keuchik Desa Kuta Sayeh dan Kroninya mengaku adik kandungnya Keuchik Kuta Sayeh Muhammad Abbas dan asalnya dari Desa tersebut mengaku bernama Agus.


    "Keuchik Desa Kuta Sayeh terkesan tidak profesional dan diduga berikan pernyataan kebohongan publik, pernyataan Keuchik Muhammad Abbas tersebut disinyalir menutupi indikasi dugaan Korupsinya. Saya harap kepada Keuchik Muhammad Abbas nanti bertemu dengan saya", kata Nasruddin melalui rilisnya, Rabu (11/11).


    Nasruddin menilai terkait pernyataan Keuchik Muhammad Abbas mengatakan diri sering meresahkan pemerintah Desa dengan tudingan hoax itu hal ok ini Bu yang wajar, karena berusaha menutupi dugaan kebohongannya kepada publik.


    "Saya sudah persiapkan agenda khusus program kerja saya untuk Desa Kuta Sayeh untuk Keuchik dan diduga oknum kroninya sebagai pemberi informasi palsu, kita lihat saja hasil kebenarannya dilapangan. Warga masyarakat pun siap berikan kebenaran sesungguhnya", sebutnya.


    Nasruddin juga menduga adanya kebohongan serta keterangan palsu oleh oknum kroni Keuchik bernama Agus berdasarkan pengakuannya salah seorang oknum wartawan salah satu media, dalam hal ini berusaha membela Keuchik Kuta Sayeh dari konfirmasi media terkait dugaan indikasi kasusnya.


    "Yang mengaku namanya Agus juga salah seorang oknum wartawan salah satu media diduga berusaha mengelabui salah seorang wartawan dengan nada pembelaan terhadap dugaan pelaku pelanggaran hukum yakni sedang kami kumpulkan bukti - buktinya", jelasnya.


    Nasruddin meminta kepada Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Aceh dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP RI) agar melakukan Audit Investigasi secara transparan terhadap pengelolaan DD Desa Kuta Sayeh dari tahun 2016 - 2019 atas permintaan masyarakatnya.


    "Tuha Peut, Tokoh Masyarakat serta segenap masyarakat Desa Kuta Sayeh siap memberikan keterangan sebenarnya guna menyelamatkan uang Negara dari dugaan penyimpangan dan penyalah gunaan wewenang jabatan Keuchik", terang Nasruddin.


    Selanjutnya, Nasruddin menduga adanya persengkolan terindikasi pada pelanggaran pasal 3 Undang - undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dilakukan mereka untuk menutupi dugaan pelanggaran lainnya dalam mengelola anggaran DD oleh Keuchik Desa Kuta Sayeh tersebut.


    "Kalau merasa diri tidak melakukan dugaan pelanggaran anggaran Desa, siapkah saudara Muhammad Abbas selaku Keuchik Kuta Sayeh kami audit secara Independen? Kami tidak ada kepentingan dengan anggaran Desa yang saudara kelola, tugas kami menyelamatkan uang Negara diamanatkan Presiden sesuai amanat Regulasi", tegasnya.


    Mengenai oknum mengaku dirinya wartawan salah satu media sebagai adik kandung Keuchik Kuta Sayeh kami sudah pegang bukti dugaan memberi informasi palsu dan kebohongan dengan indikasi pembelaan atas Keuchik Kuta Sayeh kepada awak media ini, Nasruddin akan berkoordinasi dengan pihak hukum guna dilakukan langkah selanjutnya.


    "Saya analisa kalau hal tersebut diduga rencana persekongkolan membantu atau mem - back up dugaan perbuatan melanggar hukum. Juga kepada mantan Ketua Tuha Peut Tarmizi Yonas saya minta agar mempertanggung jawabkan pernyataan saudara disalah satu media online, karena saudara sebagai Tuha Peut informasi warga dipilih langsung oleh Keuchik, dan diduga terlibat dalam lingkaran tersebut", paparnya.*


    Editor      : Syahrudin AP

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan