• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tim Gugus Tugas Perketat Pengawasan Covid-19 di Pintu Masuk Pelabuhan Salakan

    08/10/20, 21:00 WIB Last Updated 2020-10-08T14:07:59Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Bangkep - Pada saat memasuki Pelabuhan Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), para penumpang yang akan menaiki dan yang turun dari kapal mendapat pengawasan ketat Tim Gugus Covid-19. 


    Tim Covid-19 yang bertugas di Pelabuhan Salakan Bangkep ini terdiri dari TNI-Polri, Petugas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan, yang melakukan pemeriksaan terhadap penumpang maupun barang bawaan.


    Tampak di lokasi, sebelum meninggalkan Pelabuhan Salakan maupun yang masuk, para penumpang kapal diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu, dan barang bawaan juga di semprot dengan cairan Disinfektan. 


    Selain itu, para penumpang juga di data asal kepergiannya. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan. 


    Serka Jamal Djahasa, selaku Koorlap Tim Satgas Pencegahan Covid-19, yang bertugas di pintu masuk Pelabuhan Salakan Bangkep mengatakan kepada awak media ini, bahwa pihaknya sengaja melakukan pengetatan pengawasan kepada penumpang, untuk menghindari masuknya Covid-19 di Kabupaten Bangkep. 


    "Ada 9 instansi yang berada di dalam Tim Satgas ini. Kami optimalkan pengawasan terhadap para penumpang kapal, baik yang datang ke Pelabuhan Salakan maupun yang akan menyeberang," ungkap Serka Jamal, Kamis (08/10/2020). 


    Dikatakannya, pada saat penumpang turun dari kapal, petugas Covid-19 langsung melakukan penyemprotan Disinfektan terhadap penumpang, barang bawaan, maupun ruangan kapal.


    "Selain itu, penumpang juga kita data terkait riwayat perjalanannya. Untuk tim yang bertugas di sini juga di rolling setiap harinya, dengan pelayanan tiga kapal sekali tugas," ucapnya. 


    Selain Pelabuhan Salakan, Tim Satgas juga lakukan penyemprotan Disinfektan di Masjid yang dipersiapkan untuk Sholat Jumat. Sedangkan pada malam Minggu, penyemprotan dilakukan di Gereja.


    "Penyemprotan bukan hanya di pelabuhan saja, namun juga di Masjid yang akan digunakan untuk Sholat Jumat. Sedangkan pada malam Minggu kita lakukan penyemprotan di Gereja, agar umat Kristiani yang akan beribadah di siang harinya merasa nyaman dan aman dari Covid-19," papar Serka Jamal Djahasa.*


    Laporan : Yudi

    Editor     : Hendra 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan