TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polsek Leces Kabupaten Probolinggo, menjadi sebuah resiko yang harus di hadapi walaupun nyawa taruhannya.
Hal ini terjadi pada Kanit Reskrim Polsek Leces, Bripka Eko Aprianto. SH, tatkala mengejar pelaku diduga pencurian dengan kekerasan (curas, red) atau disebut maling sadis yang sering beraksi di wilayahnya.
Menurut Bripka Apri, seperti biasa, ia selalu keliling patroli malam untuk menciptakan Kecamatan Leces yang kondusif, aman dan nyaman.
"Saya kalau malam selalu patroli keliling kampung, terkadang bersama anggota, terkadang sendirian," kata Bripka Apri saat dikonfirmasi Tribuananews, Senin (12/10/2020) siang.
Peristiwanya terjadi pada Minggu (11/10/2020) dini hari, ia mengendari sepeda motor sendiri ke utara polsek, rencananya mau ke wilayah Desa Clarak dan Kerpangan, namun ketika melintasi exit tol Probolinggo Timur, ia berpapasan dengan dua orang berboncengan ke arah selatan dengan gerak gerik sangat mencurigakan.
"Saya sangat curiga pada dua orang tersebut, apalagi keduanya pakai helm tertutup dan penutup wajah, juga tolah toleh seperti mengintai korban, maka saya putar balik membuntuti terduga pelaku maling tersebut," tuturnya.
Kecurigaan Apri semakin menguat ketika terduga pelaku tersebut mengencangkan gasnya ke arah selatan, karena diketahui ada yang buntuti, ternyata berbelok ke timur jalan Desa Sumberkedawung dengan tancap gas.
"Ternyata yang dibelakang mengeluarkan celurit dan menyabetkan ke saya, spontan saya mengelak sambil terus saya kejar, dua kali saya berikan tembakan peringatan, tapi bukan berhenti malah semakin mengayunkan lagi celuritnya," ujar Apri sambil memegang luka di tangannya akibat terjatuh dengan tujuan menabrakkan sepedanya ke terduga pelaku curas.
Karena laju motor terduga pelaku dan Bripka Apri kencang, tak terkendali, iapun (terduga pelaku maling, red) menabrak jembatan dan terjatuh, Apri juga ikut terjatuh sampai senjatanya terpental.
Namun menurut Apri, keduanya langsung kabur ke area pesawahan warga melewati jalur sungai, sedangkan sepeda motor, blongsong celurit dan sandal di tinggalkan terduga pelaku. Lalu Bripka Apri mengontak anggotanya untuk segera datang mengejar para terduga pelaku yang kabur.
Alhasil, sampai peristiwa ini diberitakan, polisi masih belum menemukan kedua terduga pelaku yang menurut informasi, mereka sering beraksi dengan pencurian dan kekerasan di wilayah perbatasan Probolinggo dan Lumajang.
"Alhamdulillah, saya diberikan keselamatan, terhidar dari sabetannya, untuk barang bukti 1 unit sepeda motor dan lainnya di amankan di Polsek Leces, sebagai alat pengembangan untuk mengungkap kedua pelaku," pungkasnya.*
Laporan : Taufiq



