TRIBUANANEWS.COM | Ambon - Pemerintah Kota Ambon terus lakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pedagang di Pasar Mardika ke tiga tempat Pasar Tradisional yang sudah disiapkan Oleh Pemerintah Kota Ambon.
Hal ini disebabkan adanya revitalisasi Pasar Mardika yang akan dijadikan sebagai Pasar Modern nantinya, sebagaimana yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Ambon Pieter Leuwol kepada awak media beberapa waktu yang lalu dalam konferensi persnya.
Pernyataan ini juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Janes Apono, S.Sos., saat ditemui awak Tribuananews di ruang kerjanya, Kamis (08/10/2020).
Janes Apono menyatakan, bahwa Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindag, telah mengambil langkah-langkah yang baik untuk melakukan koordinasi dengan para Pedagang yang ada di Pasar Mardika saat ini, yang intinya adalah membicarakan tentang revitalisasi Pasar Mardika menjadi Pasar Modern.
Sekretaris Perindag Janes Apono kembali menjelaskan terkait relokasi atau pemindahan sementara para pedagang di Pasar Mardika ini.
"Persediaan pemindahan ini ada 3 tempat yang sudah di sediakan oleh Pemerintah Kota Ambon, diantaranya ada di Pasar Terampung, Pasar Oleh-oleh dan di Pasar Transit Passo," ungkap Janes.
Kemudian Janes juga menambahkan, bahwa program Pemerintah Pusat terkait dengan revitalisasi Pasar Mardika ini, karena melihat Pasar tersebut sudah tidak layak di pakai.
"Kenapa demikian, karena pasar tersebut sudah sangat tua dan lama. Selain itu juga, Pasar tersebut sudah retak akibat terkena ingat dari gempa pada tahun 2019 di Provinsi Maluku Khususnya di Kota Ambon," jelasnya.
Oleh karena itu, kata Janes, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindag dan pihak terkait melakukan koordinasi dengan para pedagang yang ada, karena kurun waktu yang tidak lama, revitalisasi Pasar Mardika ini atau pembangunannya akan segera dikerjakan.
"Pembangunan Pasar Mardika ini ditangani oleh Kementerian PUPR RI, atas kerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI dan Pemerintah Kota Ambon," imbuhnya.
Terkait pendanaan revitalisasi Pasar Mardika Ambon, jelas Janes, ini dikerjakan melalui Dana APBN, sedangkan Dana APBD Kota Ambon hanya diperuntukkan untuk merelokasi para pedagang yang ada. Namun menurutnya, pembangunan Pasar Mardika murni dari Dana APBN.
"Ya sekarang kami sedang menunggu proses tender di Kementerian PUPR, bahwa siapa pemenang yang akan mengerjakan pembangunan Pasar Mardika yang berlantai 4 (Empat) ini, akan menjadi pesaing dengan Pasar modern diberbagai Kota di Indonesia daat ini," jelas kembali Sekretaris Dinas Perindag Kota Ambon Janes Apono.
Dirinya juga yakin, bahwa ke depan, Pasar Mardika ini akan menjadi salah satu Icon Kota Ambon. Selain itu juga, Pasar Mardika yang baru akan memberikan omset yang besar kepada para pedagang.
"Selain menambah omsetnya, para pedagang juga jangan meragukan soal keamanan, ketertiban, kebersihan dan keindahan Pasar Mardika, karena pasar tersebut berdekatan dengan laut Teluk Ambon Manise," terang Janes.
Diakhir pernyataannya, Sekretaris Dinas Perindag Kota Ambon berharap kepada para pedagang, untuk dapat memperlancar apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini adalah Dinas Perindag yang telah berkoordinasi dengan pedagang, agar relokasi ini berjalan sesuai harapan Pemerintah Kota Ambon.
"Karena ke depan, Pasar Mardika ini akan menjadi pesaing dengan Pasar Modern di berbagai kota besar di seluruh Indonesia," Pungkas Janes Apono.*
Laporan : ATOM
Editor : Hendra

