Dok. Foto Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maluku Tengah Yosman Pabisa, S.T., M.T.
TRIBUANANEWS.COM | Masohi - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, telah memberikan nuansa baru selama kurang lebih 3 tahun ini, dengan melakukan revitalisasi Pantai Ina Marina Masohi sehingga menjadi Icon di daerah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Yosman Pabisa, S.T., M.T. kepada awak Media Tribuananews saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2020).
Yosman Pabisa menyatakan, bahwa pelaksanaan revitalisasi Pantai Ina Marina di danai oleh APBD murni Kabupaten Maluku Tengah secara bertahap selama 3 tahun. Dan sekarang telah menunjuk kepada masyarakat, bahwa objek wisata tersebut sudah menjadi salah satu Icon di Maluku Tengah.
"Awal pantai ini sangat memperihatinkan sekali alias kotor. Sesuai visi dan misi Bapak Bupati Tuasikal Abua, S.H., saat ini Pantai Ina Marina Masohi membawa kehidupan baru, sehingga melahirkan kesan dan pesan bagi kehidupan masyarakat, khususnya yang dekat dengan kawasan pantai itu," jelas Yosman Pabisa.
Untuk itu, dirinya berkeinginan besar untuk membangun penangkal ombak seperti yang terlihat saat ini. Yang desainnya dua buah pulau kecil yang ada di Pantai Ina Marina Masohi saat sedang dikerjakan.
"Dan dengan munculnya semacam pulau kecil dua, saya yakin, bahwa Pantai Ina Marina Masohi akan melahirkan investasi kepada Daerah ini," ungkapnya.
Kemudian, lanjut Yosman, ke depan para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri akan datang melihat dari dekat Pantai Ina Marina Masohi, dengan menyaksikan sendiri panorama alam yang indah dan masih alami.
Saat di tanya terkait dengan waktu penyelesaian revitalisasi pantai tersebut, Yosman Pabisa menjawab lugas, bahwa dikarenakan dana yang digunakan terbatas, pihaknya secara bertahap untuk menyelesaikan.
"Karena ini dikerjakan dengan Dana APBD, sehingga keterbatasan itulah yang membuat kita kerja berdasarkan kemampuan keuangan kita. Karena bukan hanya revitalisasi pantai ini saja yang di kerjakan, tapi ada banyak sekali pekerjaan kita lainnya yang belum bisa masih terhambat akibat dari mewabahnya pandemi Covid-19 ini," ungkap Kadis PUPR Yosman Pabisa.
Dikatakannya, bahwa hal Itu yang menjadi kendala utama. Selain itu juga, Dana APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat ke daerah juga terpotong untuk Penanganan dan Percepatan Covid 19,
"Semua itu dilakukan Pemerintah Pusat, agar kita dapat memutus mata rantai dari Virus Corona Disease 2019 (Covid 19), akhirnya itu yang membuat sebagian pekerjaan mengalami keterlambatan sedikit," Jelasnya.
Tapi, semua itu tidak membuat semangat kerja kita terhenti, akan tetapi membuat semangat kerja kita lebih untuk kemajuan ke depan, khususnya untuk Kabupaten Maluku Tengah ini," tegas Pabisa dengan nada lembut.
Pabisa yang memiliki pengalaman panjang di Dinas PUPR ini sangat optimis, bahwa revitalisasi Pantai Ina Marina Masohi akan mendatangkan kebahagiaan, kesejahteraan ekonomi masyarakat, yakni dengan melakukan berbagai usaha-usaha dagangan di sekitar pantai tersebut.
Selain itu juga, ungkap Yosman, Pantai Ina Marina ini juga akan melahirkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan. Karena menurutnya, ada tempat-tempat tertentu yang di bangun sebagai Aset Daerah Kabupaten Maluku Tengah.
Diakhir pernyataannya, Kadis PUPR Yosman Pabisa mengajak kepada semua stockholder di daerah ini untuk bersama-sama mengawal berbagai program Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.*
Laporan : Atom
Editor : Hendra



