TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Waduk Kandeh salah satu objek wisata alam terpendam tetapi fantastis di Nagan Raya, karena kondisi hutan serta alamnya masih perawan dan lestari.
Seperti halnya Desa Kandeh Kecamatan Seunagan Timur memiliki sumber air melimpah, dimana bendungan seluas 24 hektar terbentuk berkat kerja tangan pemerintah Gampong (Desa) setempat kini telah terbentuk menjadi waduk yang dinilai berpotensi menjadi tempat ekowisata.
Keuchik (Kepala Desa) Kandeh, Sofyan mengatakan, sebelumnya waduk itu digunakan untuk mengairi persawahan warga, ada juga yang memanfaatkannya untuk berbudidaya ikan air tawar.
“Rencananya bendungan itu disediakan untuk warga yang ingin berbudidaya ikan air tawar, mengingat nilai jual yang tinggi pada event perayaan umat islam seperti hari maulid,”ujar Keuchik Sofyan melalui pers rilis kepada awak media, Senin (7/9).
Melihat potensinya direncanakan waduk tersebut nantinya akan difokuskan untuk pengembangan ekowisata guna meningkatkan Pendapatan Asli Des (PAD) serta memajukan perekonomian masyarakat setempat.
“Direncanakan untuk wisata ikan air tawar disamping perencanaan nanti akan ada tempat memancing juga, disekeliling waduk pun akan ditanami tanaman buah-buahan ”sebutnya.
Hanya saja hingga kini akses jalan belum memadai membuat sulitnya perkembangan dalam sektor pariwisata, dimana jembatan gantung penghubung antar gampong dan kecamatan masih sangat memprihatinkan.
"Jembatan gantung tersebut tak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, bahkan kondisi Sungai yang terus melebar membuat jembatan itu benar-benar tergantung ditengah aliran Sungai saat musim penghujan, sehingga masyarakat setempat tidak akan bisa menggunakan jembatan untuk menyeberang Sungai dan akan terisolir sementara hingga air Sungai kembali surut", ungkap Keuchik Desa Kandeh lagi.
Namun, walau kondisi demikian tak menyurutkan niat pemerintah Desa setempat untuk memajukan gampong, Sofyan berharap pemerintah kabupaten setempat dapat mendukung rencana mereka untuk pengembangan sektor ekowisata.
“Harapan saya kepada pemerintah, agar semua ini dapat dibantu dan rencana saya juga akan membuat beberapa wahana pendukung guna menunjang pariwasata, jadi besar harapan saya agar pemerintah mendukung penuh tujuan kami,” harapnya mengakhiri.*
Laporan : Sofyan
Editor : Syahrudin AP
Sumber : Humas Protokol Nara



