Edi Wanda, Tokoh Pendidikan sekaligus Pengusaha mendongkrak Dunia Pendidikan
TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Sosok sederhana tapi intelektual, salah seorang pengusaha juga memiliki ketokohan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Nagan Raya. Insan tersebut bernama Edi Wanda memiliki cita-cita terwujudnya Universitas Nagan Raya (UNARA) sebagai Perguruan Tinggi yang mencetak kader pembangunan Bangsa.
Edi Wanda berharap, UNARA nantinya dapat miliki nilai saing dengan lembaga pendidikan tinggi lainnya di Provinsi Aceh serta dapat mencetak kader-kader pembangunan Bangsa disetiap lini sektor dibutuhkan Negeri ini, terutama dalam Kabupaten Nagan Raya.
Edi Wanda menyampaikan, Nagan Raya butuh Universitas Negeri untuk mencetak kader-kader pembangunan dalam semua sektor terutama manajemen, tehnikal, kejuruhan, pendidikan, serta jurusan-jurusan berbasis skill spesifik lainnya.
"Sebagai cikal bakal Universitas Nagan Raya (UNARA) saat ini kami memiliki 2 (dua) Perguruan Tinggi (PT) Swasta yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan (STIA Pen) Nagan Raya serta Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Swadaya", kata Edi Wanda.
STBA baru saja legalitas pengelolaannya di ambil alih oleh kami di Nagan raya, STBA merupakan salah satu fondasi awal steategis serta sebagai pilar utama dan sangat mempermudah untuk melahirkan Universitas Nagan Raya.
"Oleh karena itu, dengan berbagai upaya kami efektifkan dalam bentuk dunia usaha guna mendukung serta mempersiapkan anggaran dibutuhkan wujudkan berdirinya UNARA di Bumi Rameune ini", sebut Edi Wanda.
Beberapa usaha penunjang kami galang dan upayakan untuk mendongkrak perekonomian untuk mempersiapkan segala hal berdirinya UNARA di Kabupaten Nagan Raya.
"Salah satu upaya kami sebagai pemilik usaha Galian C Tanah Urug dan Sirtu yang mengantarkan kita sebagai salah satu mitra kerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3- 4 sedang dalam pembangunan di Nagan Raya", imbuhnya.
Usaha - usaha tersebut yang menggerakkan mahasiswa belum mampu untuk sama - sama berkiprah di proses suplay bahan material tanah dan sirtu ke PLTU di Suak Puntong dengan omzet milyaran rupiah per bulan.
Untuk persiapan awal Universitas Nagan Raya, akan tempatkan di lahan seluas 10 hektar, berlokasi di Desa Pante Ara, (Krueng Isep) Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, suatu daerah sangat cocok untuk iklim Pendidikan walaupun agak sedikit jauh dari pusat pemerintahan.*
Laporan : Sofyan
Editor. : Syahrudin AP


