• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Tanggamus Kunjungi dan Berikan Bantuan Secara Pribadi Kepada Warga Korban Kebakaran di Kota Agung

    02/09/20, 23:36 WIB Last Updated 2020-09-02T16:55:47Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM | Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengunjungi sekaligus memberikan bantuan secara pribadi kepada korban kebakaran rumah yang menimpa Dimas Wahyudi (34), warga RT 17/RW 06 Bumi Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung, Rabu (2/9/2020).


    Dalam kunjungannya tersebut, Bupati menyampaikan rasa prihatinnya kepada Dimas dan keluarga, atas musibah yang menimpanya.

    Bupati meminta Dimas dan keluarganya dapat sabar dan ikhlas atas musibah yang terjadi, serta senantiasa berserah dan berdoa, supaya kedepannya mendapat kemudahan dari Allah SWT.

    "Kami turut prihatin atas musibah ini, semoga Dimas dan keluarga bisa tabah mengahadapi ujian ini. Berserah dan berdoa kepada Allah SWT, agar beban dari musibah ini segera di mudahkan," kata Bupati Tanggamus. 


    Bupati juga menyatakan, nantinya akan ada bantuan dari Pemerintah Daerah untuk meringankan beban korban dan keluarganya.

    "Insya Allah, dari Pemda pasti kita akan berikan bantuan buat Dimas sekeluarga, agar dapat meringankan beban mereka," cetusnya. 


    Turut mendampingi Bupati, yakni Ketua DPW/GOW Nur'aini Hamid Lubis beserta jajaran pengurus yang juga ikut serta menyerahkan bantuan berupa sembako dan peralatan dapur kepada korban, yang merupakan Staff di kantor BPBD Kabupaten Tanggamus.

    Adapun kronologis terjadinya musibah kebakaran tersebut, sebagaimana yang diterangkan Kabid Damkar Satpol PP Amsuni, bahwa kebakaran terjadi pada Selasa pagi (1/9/2020) sekitar pukul 06.45 Wib, yang bersumber dari korsleting arus listrik.

    Meskipun pada saat itu mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi kejadian, namun karena kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan posisi rumah yang berada didalam gang, maka api dengan cepat membesar dan sulit dipadamkan.

    Sehingga, rumah dan isinya tidak dapat diselamatkan, dan untuk korban jiwa tidak ada sedangkan kerugian diperkirakan sekitar 75 juta rupiah.*


    Laporan : Husni/ Romi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan