masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Jember - Gedung DPRD Jember Jawa Timur, di gruduk ribuan masa dengan melakukan aksi demo tolak RUU HIP- BPIP-PIP dan Omnibuslow.
Masa pendemo yang mengatas namakan aliansi anak bangsa yang terdiri dari gabungan beberapa ormas dan masyarakat, juga para kiyai berorasi agar DPRD Jember menolak adanya rancangan RUU HIP yang dianggap sudah menodai Pancasila yang sudah final tidak bisa dirubah atau diganggu gugat siapapun.
Menurut salah satu koordinator demo Ahmad Shodik, SH, ketua DPC LBH PETA (pembela tanah air) kabupaten Jember saat diwawancara awak media mengatakan, "saya bersama masyarakat dan ulama Jember dan juga semua ormas yang ada di Jember menolak adanya rancangan RUU HIP - PIP - BPIP dan Omnibuslow," katanya.
"Karena menurut saya dan ulama juga masyarakat Jember RUU HIP ini. Sangatlah menyimpang dari Pancasila yang sah, jadi kami memohon kepada DPRD Jember untuk senada dengan rakyat menolak RUU HIP dan sebagainya. Karna hakekatnya Pancasila sudah final jangan di otak atik lagi," tuturnya.
Kami, lanjut Ahmad Shodik, dan masyarakat Jember tidak akan tinggal diam bila Pancasila kami mau dirubah. Kami aliansi anak bangsa yang cinta tanah air dan juga para ulama jember rela berkorban jiwa dan raga demi keutuhan NKRI," ungkapnya.
"Kami menuntut DPRD Jember segera mengirimkan surat ke DPR RI bahwa Jember menolak RUU HIP - PIP - BPIP dan Omnibuslow. Kami tidak mau akan bangkitnya komunisme di negara Indonesia ini," pungkasnya.*
Laporan : Bagus

