• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hasil Operasi Patuh Kieraha 2020, Jumlah Pelanggaran Lalulintas di Maluku Utara Mengalami Penurunan

    08/08/20, 13:56 WIB Last Updated 2020-08-08T06:56:11Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Maluku Utara - Operasi Patuh Kieraha tahun 2020 oleh Polda Maluku Utara ( Malut ) yang dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 23 Juli hingga 05 Agustus 2020 di wilayah hukum Polda Malut.

    Ops Patuh Kieraha tahun ini berbeda dari tahun - tahun sebelumnya, karena dilaksanakan ditengah wabahnya pandemi Virus Covid-19.

    Untuk itu dalam operasi Patuh Kieraha tahun ini, Polda Malut khususnya bidang Lalu Lintas dalam pelaksanaannya mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan represif.

    Hal ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas serta kepatuhan pengendara dalam menerapkan protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19.

    Hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Kabid Humas Polda Malut dalam konfrensi pers, pada Kamis (6/8/2020) melalui rilis Bidhumas Polda yang diterima media Tribuananews, pada Jum'at (7/8/2020).

    Dikatakan, Operasi Patuh Kieraha tahun ini dipimpin oleh Dir Lantas Polda Malut Kombes Pol. B. Twedi Aditya Benyahid, S.Sos, S.I.K, M.H, dengan melibatkan 202 personel yang terdiri dari Polda 24 personel dan Polres jajaran berjumlah 178 personel.

    Dalam Operasi Patuh Kieraha 2020 ini jumlah pelanggar didominasi oleh swasta dan lain-lain sebanyak 1.220 orang, diikuti pelajar/Mahasiswa 252 orang dan PNS sebanyak 144 orang.

    Tahun 2020 ini mengalami penurunan kasus dibandingkan dengan tahun 2019. Faktor utama yang memicu terjadinya penurunan adalah meningkatnya intensitas giat premtif 40%, preventif 40%, dan represif 20% selama Operasi Patuh Kieraha 2020 ditengah Pandemi Covid-19.

    Adapun hasil Operasi Patuh Kieraha Polda Malut sebagai berikut :

    1. Jumlah kejadian Laka lantas mengalami kenaikan dengan trend 50 %, yaitu pada Ops Patuh Kieraha tahun 2019 sebanyak 2 kejadian, namun pada Ops Patuh tahun 2020 sebanyak 3 kejadian.

    2. Jumlah korban meninggal dunia tahun 2020 mengalami kenaikan, yaitu sebanyak 2 orang dibandingkan tahun 2019 nihil.

    3. Jumlah luka ringan dalam laka lantas tahun 2019 4 orang dan 2020 3 orang dengan trend mengalami penurunan 25 %.

    4. Jumlah pelanggaran / teguran tahun 2019 sebanyak 7.559 tilang dan tahun 2020 sebanyak 1.656 tilang, turun sebanyak 5.903 tilang dengan trend 78 %. Sedangkan untuk teguran, tahun 2019 sebanyak 2.074 teguran dan tahun 2020 sebanyak 2.326 teguran, naik 252 teguran dengan trend 12 %.

    5.Jumlah jenis pelanggaran tertimggi tahun 2020 adalah tidak mengunakan helm  dengan jumlah 1.305 pelanggar, surat - surat ( STNK / SIM ) 237 pelanggar, lawan arus 51 pelanggar, dibawah umur 37 pelanggar dan safety beit 25 pelanggar.

    6. Penindakan pelanggaran/teguran dan tilang tertinggi dalam Operasi Patuh 2020 selama 14 hari yaitu, Polres Kota Ternate menempati urutan pertama penindakan tilang dengan jumlah 334 tilang dan 263 teguran. Sementara Polres Morotai menempati urutan pertama penindakan teguran dengan jumlah 540 teguran dan 191 tilang.*

    Laporan : Ade Manaf 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan