• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Direktur FPRM : Hentikan Sikap Diskriminatif Terhadap Masyarakat Serbajadi

    10/08/20, 17:13 WIB Last Updated 2020-08-10T10:17:47Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Nasruddin Direktur Eksekutif FPRM

    TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Direktur Eksekutif Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin meminta kepada semua pihak agar hentikan sikap Diskriminatif terhadap warga Desa Serbajadi Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya atas dugaan penyebar atau pembawa Corona Virus Disease (Covid)-19.


    Berdasarkan informasi dilapangan  Desa Serbajadi pada tanggal 01 Agustus 2020 ditetapkan harus Isolasi mandiri untuk wilayah Desa, seharusnya hanya mereka yang terpapar positif diberlakukan, tidak semuanya satu Desa ditetapkan hampir menyerupai lockdown.


    "Saya mendapatkan informasi bahwa warga masyarakat Desa Serbajadi tanpa indikasi Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) terkesan mendapatkan diskriminatif diluar Desa atau ditempat keramaian dalam interaksi sosial sebagian masyarakat ", kata Nasruddin melalui pers rilisnya kepada media ini, Senin (10/8).


    Pasca divonis positif Covid-19 untuk Desa Serbajadi terpapar Corona dari hasil rapid test terdapat indikasi reaktif sebanyak 20 orang serta hasil Swab 5 orang positif bahkan 2 orang meninggal dunia sesuai pernyataan para pihak resmi dan akurat ternyata diduga tidak sesuai kenyataan dilapangan.


    "Penerapan peraturan standar protokol kesehatan untuk seluruh masyarakat Desa Serbajadi itu penting agar tidak bertambahnya penyebaran Virus Covid-19 terhadap warga lainnya itu sudah benar dan saya dukung. Tetapi tindakan diskriminatif kepada warga Desa Serbajadi itu terindikasi melanggar Undang-undang Hsk Asasi Manusia (UU-HAM)", jelas Nasruddin.


    Menurutnya, isolasi mandiri juga tidak tepat untuk semua warga masyarakat Desa tersebut tanpa indikasi terpapar reaktif maupun positif, karena dapat berdampak secara sosial dan perekonomian masyarakat. Hal ini menjadi keluhan serta kritikan masyarakat terhadap kebijakan publik tersebut.


    "Pemerintahan Desa (Pemdes) Serbajadi dalam hal ini menurut saya ketahui terkesan lalai serta tidak menjalankan intruksi protokol kesehatan ditetapkan. Malahan program Isolasi mandiri khususnya kepada warga terpapar Covid-19 juga dibiarkan langgar aturan tersebut. Apa fungsinya Satgas Gugus Covid-19 Desa tersebut"? tanya Nasruddin.


    Ia berharap masyarakat tidak terkesan dibodohi serta terdampak diskriminasi terhadap warga Desa Serbajadi oleh mereka belum fahami struktur sirkulasi penyebaran Covid-19. 


    "Jalankan peraturan sesuai Standar Operasional Prosudur (SOP) dengan benar serta analisa juga sisi negatif terhadap masyarakat banyak. Saya minta kesampingkan kepentingan para pihak dengan melihat sisi kehidupan masyarakat. Saya orang pertama kampanye anti Covid-19 tetapi harus fair play", harapnya.*


    Laporan  : Ramli AG

    Editor      : Syahrudin AP


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan