• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pandemi Covid-19, Kuota Peserta Binwin Calon Pengantin Kemenag Probolinggo Dibatasi

    27/07/20, 17:22 WIB Last Updated 2020-07-27T10:22:11Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin.

    Kegiatan itu sempat vakum sejak awal tahun 2020, akibat pandemi Covid-19. Kebijakan pemerintah yang menganjurkan diam di rumah dan social distancing, membuat pembinaan bagi calon pengantin itu tidak digelar.

    Pantauan Tribuananews.com di lokasi menyebutkan, Kasi Bimas Islam, H.M. Barzan Ahmadi, Kemenag Kabupaten Probolinggo di tahun 2020 mendapatkan kuota sebanyak 18 angkatan.

    Setiap angkatan berjumlah 50 orang atau 25 pasang pengantin, dengan total keseluruhan sebanyak 450 pasang pengantin.

    Namun karena kondisi pandemi Covid-19, jumlah calon pengantin (Catin) peserta Binwin dibatasi menjadi 15 pasang catin atau 30 orang.

    "Sekarang kami batasi jadi 15 pasang catin yang ikut Binwin, pelaksanaannya juga mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Peserta bermasker, jaga jarak dan harus dalam kondisi sehat," kata Barzan, saat menjadi narasumber Binwin angkatan III di KUA Kecamatan Tongas, Senin (27/07/2020).

    Meski peserta dibatasi, Barzan optimis Binwin sebanyak 18 angkatan Kemenag Kabupaten Probolinggo akan rampung digelar hingga akhir tahun 2020.

    "Karena Binwin ini sangat bermanfaat bagi calon pengantin. Beda kualitas perkawinannya antara calon pengantin yang ikut Binwin dan tidak. Jadi akan kami upayakan seluruh angkatan selesai dilaksanakan," imbuh Barzan.

    Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Akhmad Sruji Bahtiar, di hadapan peserta Binwin menegaskan kunci perkawinan menjadikan rumah tangga sakinah, mawaddah dan rahmah.

    "Agar sakinah mawaddah wa rahmah, pasangan pengantin perlu saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing, keterbukaan dan jangan segan-segan mengingatkan pasangan masing-masing jika salah, tapi dengan cara yang halus dan baik," pungkasnya.

    Laporan  : Taufiq
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan