masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tebo - asyarakat Desa Pagar Puding Tebo Ulu merasa sangat terbantu dengan adanya tali air, dan proses pengerjaan tali air ini telah mencapai 50%.
Menurut seorang warga setempat, Lajek, pengerjaan tali air terbagi 5 kelompok, "kami berada di kelompok dua," ucap Lajek sebagai pekerja pembuat tali air Desa Pagar Tebo Ulu.
Hal senada juga disampaikan Bedul, "masyarakat sangat berterimakasih dengan adanya bantuan tali air ini, ujarnya saat dikonfirmasi Tribuananews, baru baru ini di depan pondok Bustanul Huda Desa Pagar Puding Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo.
"Desa kami sudah beberapa tahun panen padinya tidak seperti dulu dengan hasil panen yang berlimpah," sambung Abdul angota pekerja di kelompok 5.
Semoga kami, lanjut dia, bisa menjaga tali air ini dengan baik.
Masyarakat Desa Pagar Puding mengucapkan terimakasih kepada Dinas PU, anggaran dari dana DAK, jumlah dana 4,9 M telah membantu masyarakat desa dari kesulitan tanam padi akibat kekeringan air saat musim kemarau.
Dengan adanya tali air ini kedepan akan membantu kami masyarakat sehingga tidak ada lagi kekeringan air.
"Tahun ini desa kami tidak bisa menghasilkan panen padi seperti nenek moyang kami dulu. Dulu nenek moyang kami kalau panen padi sampai 50/70 karung, kenapa saat ini tidak bisa mencapai seperti nenek moyang kami," ucap Herman saat diwawancarai di depan depan kediaman Busu.
Dengan adanya bantuan tali air di Desa Pagar Puding Tebo Ulu ini semoga bisa kembali meningkatkan hasil panen padi," timpal Habri saat saat berbincang dengan Tribuananews.com.*
Laporan : Edi

