masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Banggai - Kecamatan Masama Kabupaten Banggai, pada Selasa (2/6/2020) dilanda musibah banjir. Banjir ini terjadi di 4 Desa yang meliputi Desa Eteng, Desa Padangon, Desa Tangeban dan Desa Serese.
Terjadinya banjir tersebut diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi dan berkepanjangan dengan secara bertahap dan adanya luapan air Sungai Desa Taugi dan Desa Eteng yang sudah semakin dangkal dan sarana drainase serta plat deker yang tidak memadai, sehingganya air luapan sungai menyebar ke area persawahan, pemukiman penduduk dan termasuk jalan provinsi terjadi penggenangan air dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 cm.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kronologis kejadian sebagai berikut:
Pada hari Senin, 1 juni 2020, pukul 22.00 Wita, terjadi hujan deras yang mencakup hampir semua wilayah Kecamatan Masama dengan secara bertahap dan berkepanjangan.
Yang kemudian pada Selasa, 2 juni 2020, pukul 10.00 Wita, terjadi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi dan luapan air sungai Desa Taugi dan Sungai Desa Eteng.
Pada pukul 10.03 Wita, Wakil sementara Komandan Rayon Militer (Koramil) 1308-06/Lamala Pelda Heni Sanherib Thia menerima informasi dari anggota Babinsa Sertu Aswin terkait terjadinya bencana alam banjir yang menggenangi empat desa di wilayah Kecamatan Masama.
Sehubungan hal tersebut, oleh Ws. Danramil memerintahkan kepada para anggota Banbinsa sebanyak 5 orang untuk segera turun kelapangan membantu warga terdampak bencana alam banjir.
Pada pukul 10.15 Wita, Ws. Danramil-06/Lamala bersama 5 orang anggota Babinsa, tiba di lokasi banjir dan langsung turun tangan membantu warga yang khususnya pemukiman (perumahan) mereka telah tergenang air, serta ikut mengarahkan warga yang terdampak banjir untuk mengamankan diri dan keluarga ketempat yang lebih aman.
Kemudian, pada pukul 11.30 Wita, hujan di wilayah ini sudah meredah, dan personil TNI Koramil 1308-06/Lamala tetap ikut membantu warga dengan mengamankan barang material ketempat yang aman. Pada pukul 12.00 Wita, curah hujan sudah berhenti, dan air yang meluap ke pemukiman warga sudah mulai turun.
Dan pada pukul 12.45 Wita, air luapan banjir yang menggenangi pemukiman warga telah surut, kemudian warga yang pemukimanya telah terdampak banjir langsung membersihakan rumah milik masing-masing.
Adapun data Desa yang terdampak banjir dan terjadi penggenangan air di pemukiman penduduk, fasilitas umum dan area persawahan, yakni sebagai berikut :
1. Desa Serese :
a. Pemukiman penduduk sekitar 15 rumah tergenang air mencapai ketinggian sekitar 25 cm.
b. 1 unit Kantor Desa tergenang air.
c. 25 Ha persawahan milik warga yang sudah menanam padi selama 1 minggu lebih ikut tergenang air.
2. Desa Tangeban :
a. Pemukiman penduduk sekitar 10 rumah tergenang air mencapai ketinggian sekitar 30 cm.
b. 1 Kantor Desa Tangeban tergenang air.
c. 15 Ha persawahan milik warga yang sudah ditanami padi sekitar 1 minggu tergenang air.
3. Desa Eteng :
a. Pemukiman penduduk sekitar 25 rumah tergenang air mencapai sekitar 50 cm.
b. Kantor Desa Eteng dan 1 unit tempat ibadah Gereja juga tergenang air.
c. 60 Ha persawahan milik warga yang sudah ditanami padi selitar 1 mimggu, juga tergenang air.
4. Desa Padangon :
a. Pemukiman penduduk sekitar 15 rumah tergenang air mencapai 50 cm.
b. Balai Pertemuan Umum ( BPU ) ikut tergenang air mencapai sekitar 25 cm.
c. Sekitar 50 Ha persawahan milik warga ikut tergenang air, yang baru sekitar 1 minggu ditanami padi.
Sehubungan dengan terjadinya bencana alam banjir tersebut, oleh Babinsa melaporkan kejadian tersebut kepada Wakil sementara Danramil 1308-06/Lamala, selanjutnya oleh Ws. Danramil-06/Lamala melaporkan dan berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam Masama.
Kemudian, dengan kejadian tersebut, unsur Forkopimcam Masama melaksanakan peninjauan ke lokasi terdampak bencana alam banjir.
Pada saat terjadinya banjir, oleh Ws. Danramil 1308-06/Lamala menyiapkan dan mengarahan warga yang terdampak banjir ke titik-titik penampungan, yakni di BPU dan tempat sarana pendidikan seperti sekolah-sekolah diwilayah desa masing-masing.*
Laporan : Yudi


