masukkan iklan disini
"Kami memiliki dugaan kalau oknum wartawan tersebut sudah makan suap alias disogok oknum Keuchik, sehingga pemberitaan tidak berani mempublikasi secara seimbang. Jika tidak memahami persoalan terjadi di Gampong Langkak, tidak usah sok jadi pahlawan media", kata Jamaluddin
TRIBUANANEWS.COM| Nagan Raya-Kami warga masyarakat Desa (Gampong) Langkak Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya mengecam pemberitaan kedua kalinya salah seorang oknum wartawan salah satu media online terkait pemberitaan selalu sepihak yakni memihak penguasa Desa Langkak.
"Kami memiliki dugaan kalau oknum wartawan tersebut sudah makan suap alias disogok oknum Keuchik, sehingga pemberitaan tidak berani mempublikasi secara seimbang. Jika tidak memahami persoalan terjadi di Gampong Langkak, tidak usah sok jadi pahlawan media", kata Jamaluddin kepada media Tribuananews.com melalui press releasenya, Rabu (24/6).
Salah satu media online tersebut sudah dua kali memberitakan pemberitaan sepihak membela oknum Keuchik Desa Langkak tanpa koordinasi dengan pihak warga masyarakat menolak dan protes kebijakan Keuchik terkait Dana Desa (DD).
Lokasi bingkai pemasangan Baliho APBG Desa Langkak terlihat tanpa Baliho, photo diambil warga masyarakat 15 menit setelah pemberitaan salah satu media online menyatakan telah dipasang Baliho APBG tersebut.
"Silahkan datang ke Gampong Langkak, lihat kenyataan sebenarnya, jangan kamu dengar dugaan pembohongan publik sepihak oleh oknum Keuchik saja", tegasnya.
Menyangkut perihal tersebut, masyarakat Langkak merasa dikecewakan oleh salah satu media online, akan surati redaksi media tersebut karena wartawannya hanya ambil keterangan sepihak saja dalam pemberitaan, sehingga pemberitaan terkesan pembohongan publik.
Amiruddin selaku tokoh pemuda Desa Langkak mengatakan "Kami akan surati redaksi media online tersebut agar diberikan peringatan kepada oknum wartawannya dalam menjalankan tugas wartawan harus profesional dan seimbang", ujar Amir.
Kepada Keuchik Langkak H. Burhan beserta oknum-oknum kroninya, kami warga masyarakat meminta agar menghentikan dugaan pembohongan publik di Gampong Langkak. Hentikan intimidasi terhadap masyarakat.*
Editor : Syahrudin AP


