• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jenazah Diduga Terjangkit Covid-19 Capai 203 orang, Ini "Warning"

    31/05/20, 11:22 WIB Last Updated 2020-05-31T04:26:03Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    "Saya sangat berharap kepada warga Gowa untuk bersama-sama mencegah penularan virus ini karena tanpa kesadaran dari kita semua maka mata rantai virus tak akan mampu kita putus dan akibatnya orang sekitar kita akan ikut menjadi korban dari virus ini," kata AKBP. Boy Samola.



    TRIBUANANEWS.COM | Gowa - Jenazah yang diduga terjangkit virus Corona yang dimakamkan di pekuburan Covid-19 milik Pemprov Sulsel telah mencapai angka 202 orang dengan rincian 121 laki laki dan 82 wanita.

    Dengan bertambahnya jumlah jenazah yang diduga terjangkit Covid-19 menunjukkan virus tersebut  masih menjadi ancaman bagi kita terkhusus warga Kab Gowa.

    Data tersebut diterima dari perwira pengendali pengamanan IPDA. Muh Ali yang saat ini berada di lokasi pemakaman, di Jl. Teratai Indah Macanda kabupaten Gowa, pada pagi ini Minggu (31/05/2020) pukul 09.19 WITA.

    Pandemi Covid-19 ini harus dijadikan sebagai "Warning" bagi seluruh lapisan masyarakat Sulsel terkhusus, warga kabupaten Gowa untuk segera diantisipasi penularannya secara bersama, harap Kasubbag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan.

    PSBB di kabupaten Gowa telah resmi ditutup namun, Pos cek poin yang berada di jalan Sultan Hasanuddin dan Patung Badik yang berbatasan dengan Makassar hingga saat ini masih terus melakukan aktivitas dengan melakukan pencegahan.

    Polres Gowa akan terus berupaya memberi edukasi kepada masyarakat baik dengan melakukan himbauan maupun  teguran. Hal ini sebagai wujud kepedulian Polres Gowa bagi warga, tambah Kasubbag Humas.

    Pihak kepolisian Polres Gowa berharap kepada seluruh lapisan masyarakat baik yang akan masuk maupun keluarga kabupaten Gowa tetap menggunakan masker agar penyebaran virus dapat diminimalisir.

    Kapolres Gowa saat dikonfirmasi secara terpisah terkait bertambahnya jumlah jenazah di lokasi pemakaman di Macanda mengatakan, "Saya sangat berharap kepada warga Gowa untuk bersama-sama mencegah penularan virus ini karena tanpa kesadaran dari kita semua maka mata rantai virus tak akan mampu kita putus dan akibatnya orang sekitar kita akan ikut menjadi korban dari virus ini," tutur AKBP. Boy Samola.*

    Penulis : Harun Dg.Nuntung

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan