masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Banggai - Virus Corona (Covid-19) yang mewabah hampir di seluruh daerah di Indonesia khususnya di Kabupaten Banggai membawa dampak buruk bagi perekonomian masyarakat.
Entah sampai kapan situasi yang mengerikan ini akan berlangsung, tak ada yang bisa memastikan. Jika hal ini terjadi secara berkepanjangan tentu dampaknya akan semakin buruk bagi kehidupan masyarakat.
Wabah Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian masyarakat. Lebih dari itu, dunia pendidikan di Indonesia pun dibuatnya tak berdaya, anak-anak diliburkan dari kegiatan belajar di sekolah.
Memasuki hari kedua bulan Ramadhan penghasilan masyarakat khususnya para pedagang kebutuhan pokok turun drastis. Begitupun penghasilan para pengemudi angkutan umum bagai hidup segan mati tak mau.
Baihaki Kannai Sale seorang pemerhati ekonomi mengatakan, dampak dari Wabah Covid-19 juga mempengaruhi pendapatan masyarakat lainnya yang mata pencariannya di jalan.
Lebih jauh lagi dampak dari wabah Covid-19 ini UMKM terancam gulung tikar di karenakan daya beli masyarakat sangat berkurang dan sebagian besar perusahaan perbankan yang bergerak di jasa keuangan dalam bentuk pinjaman modal kepada masyarakat sudah stop selling.
"Hal tersebut dapat menyebabkan pelaku UMKM tidak akan dapat suntikan dana dari perbankan dan hal ini harus menjadi perhatian dari stake holder, terkhusus dari pemerintah agar nasib para UMKM dapat berjalan sesuai apa yang di harapkan," kata Baihaki kepada Tribuananews.com, Sabtu (25/4).* (Yudi)

