masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Parimo - Maraknya pengisian bahan bakar minyak bersubsidi di SPBU Ampibabo, dikeluhkan sejumlah masyarakat, akan aktifitas para pelangsir yang sangat meresahkan warga yang ingin mengisi BBM dan menggangu penguna jalan lainya, pasalnya aktifitas pengisian ke jerigen ini sudah biasa adanya yang dilakukan oknum operator SPBU bekerja sama dengan para pelangsir.
Salah satu alasan adalah, tidak ada pembatasan untuk pengisian jerigen. Pantauan media ini kemarin (2/3/2020) pengisian BBM di SPBU Ampibabo belum relatif normal, namun sejumlah warga tetap saja mengeluh karena tidak ada prioritas antara konsumen yang benar-benar memerlukan BBM untuk aktivitasnya.
Salah seorang masyarakat Ampibabo berinisial Af, mengatakan puluhan jerigen BBM di muat diatas mobil pickup dengan cara mengisi secara berulang-ulang dan manampungnya di belakang SPBU, setelah terisi semua jerigen baru di antar ke daerah Mautong.
"ini kan sudah keterlaluan, ternyata praktek seperti ini sudah berlangsung lama dan hampir setiap hari terjadi" ucap Af.
Terkait maraknya pengisian BBM tersebut, Af meminta kepada PT. Pertamina untuk mengambil tindakan tegas terhadap pengelolah SPBU Ampibabo yang masih melayani pembelian BBM lewat jerigen.
"Di harapkan juga Instansi terkait dalam hal ini Diskoperindag Kabupaten Parigi Mautong sejauh mana pengawasannya di lapangan, dikarenakan SPBU ini melakukan tindakan penyalagunaan BBM bersubsidi maka harus dikenakan sangsi hinga pencabutan izin usaha" pintanya.
Sementara di hubunggi via telepon selulernya Camat Ampibabo Utara Andi Syarif berharap demi kenyamanan pelayanan para pengemudi kendaraan, para petani dan nelayan. Terkait adanya insiden pemukulan terhadap rekan wartawan yang dilakukan oknum securiti di SPBU Ampibabo yang sementara melakukan liputan dilapangan pada sabtu (22/02/2020) sekitar 17.00 wita dan sudah diproses di Polsek Ampibabo, sesuai kesepakatan di atur secara kekeluargaan.
Olehnya Andi Syarif mengatakan lewat media kiranya pemilik SPBU ampibabo di kenakan sangsi yang tegas dan para pelaku pelangsir mengunakan jerigen bisa di tertibkan dan ditanggani secara serius, agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan.
"jika berkenan kiranya kepada pemda parimo terkhusus instansi terkait Diskoperindag agar kiranya pihak pertamina menghentikan pendistribusian premium dan mengurangi bahan bakar solar subsidi ke SPBU Ampibabo, dikarenakan sering membuat pemicu dan rasa tidak aman kepada pengendara, petani, dan nelayan yang sangat membutuhkan pelayanan prima dari pihak SPBU" pungkasnya. * (Ags)


