• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Pelaku Bullying di Kerinci adalah Anggota Geng Gerombolan Berandal Nekat (GBN)

    admin
    14/02/20, 15:55 WIB Last Updated 2020-02-14T08:55:30Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Kerinci- Kasus bullying atau penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Jambi memunculkan beberapa fakta baru. Pasalnya setelah viral Video bully di laman media sosial facebook yang mendapat berbagai macam komentar dari netizen menginginkan agar pelaku segera diproses hukum, Minggu(02/02/2020). Menurut keterangan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan di tindak lanjuti oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Kerinci. Dikarenakan korban FD (14 Tahun) yang menjadi korban melaporkan pelaku LS (16 Tahun) semuanya anak dibawah umur .

    Berdasarkan Investigasi di lapangan diduga pelaku inisial LS adalah anggota kelompok remaja yang menamai kelompoknya dengan nama Geng Gerombolan Berandal Nekat (GBN). Yang anggotanya terdiri dari remaja laki-laki dan remaja perempuan . Bergaul dan berkumpul diduga cenderung ke hal hal yang negatif. Salah satu terduga pelaku bullying di siulak LS (16 Tahun) merupakan anggota berpengaruh di kelompok ini.

    Menurut keterangan F (14 Tahun) banyak remaja bergabung ke dalam kelompok ini karena merasa ingin keren, mencari jati diri dan memiliki rasa setia kawan yang tinggi. Berdasarkan info kelompok ini Memiliki anggota sekitar 250 orang. Mereka biasa terlihat berkumpul di Sekitaran Komplek Perkantoran Bukit Tengah. Untuk masuk ke dalam kelompok ini ada sejumlah syarat yang harus di lakukan. Salah satunya harus minum minuman keras seperti tuak. Jika diminum maka sudah sah atau diterima menjadi anggota kelompok. Di duga Sek bebas, narkoba, kekerasan bukan hal baru dalam kelompok ini. Untuk itu masyarakat berharap pihak Kepolisian menyelidiki keberadaan dan kegiatan Kelompok tersebut. Miris sekali melihat remaja putra dan putri berkumpul bersama baik siang maupun malam hari bebas tanpa kontrol dari orang tua dan masyarakat.(Hs)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan