masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Palu - Pemerintah Kota Palu bersama Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan acara penandatanganan sekaligus wawancara terhadap penghuni Huntap Tondo tahap pertama yang pelaksanaannya selama dua hari yaitu tanggal 11-12 Januari 2020.
Adapun hari pertama dilakukan wawancara untuk 250 KK, selanjutnya hari kedua sebanyak 327 KK yang bertempat di Baruga lapangan Vatulemo Kota Palu.
Menurut penanggung jawab Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi, Joe Riadi menyatakan wawancara kali ini sekaligus menjadi tahap pengundian nomor rumah dan penandatanganan perjanjian antara pihak Buddha Tzu Chi dengan masyarakat calon penghuni tetap.
"Perjanjian itu seperti mereka bersedia untuk tidak menjual rumah tersebut dan harus merawatnya serta kita akan wawancarai beberapa anggota keluarga yang akan tinggal di Huntap," ungkapnya.
Selanjutnya data nomor rumah hasil penggundian ini nantinya akan di serahkan ke pihak BPN untuk di buatkan sertifikat berdasarkan SK Walikota dengan ketentuan harus "By Name By Addres".
"Semua rumah masih dalam proses pembangunan, baru nomor saja yang kita kasih. Nanti masuk rumahnya bareng-bareng," katanya.
Sementara itu salah seorang masyarakat yang berasal dari Kelurahan Balaroa, Idrus merasa senang sekali dan berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemerintah Kota Palu yang telah memberi Huntap meskipun baru nomor rumahnya dan berharap untuk secepatnya bisa menempati hunian tetap tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu, Zulkifli, S,Sos, Msi, serta beberapa Pimpinan OPD, Camat Mantikolore, Lurah Layana dan Tondo.* (Agus)

