masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Bangka Belitung -Kantor Gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung, Selasa (14/01/2020) .
Rapat pembahasan ini dipimpin oleh Pj. Sekda, Yulizar Adnan; Kepala Bapeda, Feri Insani; Kepala Bakuda, Feri Apriyanto .
Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan dari beberapa lembaga Pemerintah yaitu, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Umum Provinsi Kep. Bangka Belitung, Pemdes, Dinas PUPR, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, DP3ACSKB, Dinas Koperasi-UMKM, Dinas Kehutanan, dan Dinas terkait lainnya .
Rapat pembahasan yang dilakukan terkait dengan Dana Insentif daerah sebesar Rp 43 Miliar.
Dalam penjelasannya, Sekda Yulizar Adnan mengungkapkan Dana ini akan kita sebarkan kepada Satker, yang mana Pendistribusian ini akan digunakan dalam Penganggaran Tahun 2020 .
Agenda rapat dimulai dengan Pembahasan Anggaran Dana Insentif Daerah (DID), kemudian dimulai dengan pembahasan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Agenda dilakukan dengan memaparkan jenis anggaran, kemudian direspon dan diselesaikan bersama dinas terkait .
Diskusi DID dipimpin oleh Feri Insani, selaku Kepala Bapeda. Sementara anggaran DAK dipimpin oleh Feri Apriyanto, selaku Kepala Bakuda .
Feri Insani jelaskan untuk Anggaran Tahun 2020 masih ada kekurangan Dana dengan jumlah Plus Minus Rp20 Miliar. Menurutnya, hal ini dapat mengurangi pengeluaran Daerah atau menambah Anggaran belanja .
Beliau juga meminta kepada masing-masing Dinas untuk diminta kembali ke Anggaran yang diajukan. "Harus disetujui dengan matang, lahannya, DIDnya," ungkapnya .
Humas Prov.
(PitoySuhartono)



