• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pembangunan 75 Unit Pemukiman Adat Terpencil Desa Bangga Menuai Masalah?

    admin
    17/01/20, 01:24 WIB Last Updated 2020-01-16T18:24:21Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Sigi - Proyek pemberian bantuan stimulan pada pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang berlokasi di Dusun 111 Tutuvongi Desa Bangga Kabupaten Sigi menuai masalah dari bahan kayu yang di gunakan tidak layak dan tidak sesuai spek.

    Kegiatan pembangunan KAT dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah ini dengan menggunakan pagu anggaran senilai Rp 2.230.793.749.000 yang di kerjakan Cv. Sulawesi Membangun.

    Dari pantaun media Tribuananews.com di lokasi pada Kamis (16/1/2020) masih 11 kepala keluarga yang menempati hunian tersebut, alasan sebagian masyarakat
    mengenai sulitnya air bersih dan lampu penerangan di malam hari.

    Salah seorang penghuni KAT, Lius (45) menuturkan bahwa dinding kamar yang ia tempati banyak berlobang serta sudah ada sebagian lapuk dan di makan rayap, hal ini membuat tidak nyaman serta di kawatirkan bangunan ini tidak bertahan sampai setahun.

    "Adapun bahan kayu untuk pembangunan ini pihak kontraktor mengambil dari somel dan di campur dengan kayu yang masih muda, untuk tiang sendiri banyak mengunakan batang pohon kelapa," ujarnya.

    sejauh ini pembangunan kawasan pemukiman adat terpencil di Desa Bangga sudah di serah terimakan dari pihak rekanan ke Pemerintah Desa, tapi sejauh mana Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dalam hal pengawasan serta kontrol di lapangan.* (Agus)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan